HUT KSPSI, Menaker Tekankan Implementasi HIP Jangan Sebatas Slogan

Agus Mughni Muttaqin| Rabu, 26 Feb 2025 17:10 WIB
Saat ini kata Menaker Yassierli, fokus program ketenagakerjaan 2024-2029 antara lain bagaimana HIP dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pelindungan tenaga kerja Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menghadiri HUT Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ke-52 dan peringatan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di Pusdiklat KSPSI di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (Foto: Humas Kemnaker)

Indonesiainfo.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak para pekerja atau buruh untuk terus meningkatkan Hubungan Industrial Pancasila (HIP) tak hanya sebatas slogan. Tapi implementasi HIP benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan pekerja, dan menumbuhkan industri hingga tercipta peningkatan produktivitas.

Hal tersebut disampaikan Menaker saat menghadiri HUT Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ke-52 dan peringatan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di Pusdiklat KSPSI di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (26/2/2025).

"Teman-teman serikat pekerja/serikat buruh dan KSPSI harus ada program konkret bagaimana meningkatkan kompetensi dengan melakukan upskilling, reskilling karena tuntutan industri itu terus berubah. Kita harus siap produktif bukan hanya di dalam negeri, tapi juga bisa menjadi contoh di luar negeri,"  kata Yassierli.

Saat ini kata Yassierli, fokus program ketenagakerjaan 2024-2029 antara lain bagaimana HIP dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pelindungan tenaga kerja; meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan meningkatkan daya saing industri pekerja.

Baca juga :

"Saya berharap kita berjalan, bersinergi ada serikat buruh/serikat pekerja dan organisasi pengusaha untuk mewujudkan HIP ke depan yang lebih baik, lebih harmonis, lebih menyejahterakan pekerja, dan lebih meningkatkan daya saing industri kita," ujar Yassierli.

Yassierli meyakini dampak hubungan industrial yang baik dan harmonis dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Sebaliknya, hubungan industrial yang buruk dapat berdampak negatif pada pembangunan dan stabilitas ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli memberikan ucapan selama HUT ke-52 kepada KSPSI. Ia berharap KSPSI dapat mengambil peran untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan meningkatkan angkatan kerja kelas menengah dari 20 menjadi 80 persen.

"PR (Pekerjaan Rumah-red) ini tak mudah karena butuh dukungan semua pihak termasuk KSPSI. Saya yakin KSPSI di usia ke-52 tahun sudah bijaksana, bijaksana dalam semua tindakannya. Terima kasih atas kerja samanya selama ini, " ujarnya.

TAGS : Menaker Yassierli Implementasi HIP HUT KSPSI

Terkini