
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) saat membuka Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2022. (Foto/dok. Kemendag)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang akan berlangsung pada 10 -13 Desember 2022, total transaksinya ditarget bisa tumbuh 50% dari tahun sebelumnya menjadi Rp27 triliun. Hal itu, dikatakan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas), saat Kick Off Harbolnas 2022 di kantornya, Kamis (8/12/2022).
"Tahun kemarin naiknya 40%, kalau bisa tahun ini naik di atas 50%. Kemarin Rp18,1 triliun, tahun ini kalau naiknya 50% harusnya bisa menjadi sekitar Rp27 triliun," ujar Mendag Zulhas, Kamis (8/12).
Mendag Zulhas mengatakan harbolnas merupakan salah satu instrumen untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor perdagangan online serta mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk lokal. Pada harbolnas tahun ini, targetnya 70% bakal diisi oleh beragam produk lokal.
Harapannya konsumsi masyarakat terhadap produk lokal bisa meningkat melalui beragam promo menarik pada perayaan Harbolnas 2022 tersebut. "Saya mengimbau para pelaku di sektor ini untuk memberikan penawaran yang menarik, diskon, hadiah, sehingga diharapkan bisa naik 50%," lanjutnya.
Menurutnya total transaksi untuk produk lokal pada perayaan Harbolnas tahun lalu tembus Rp8,5 triliun. Ia punmemasang target transaksi tahun ini bisa tumbuh di angka Rp12-13 triliun untuk produk lokalnya. "Insya Allah bisa asal ada yang menarik saja, karena 12.12 ini orang sudah banyak tahu," kata Zulhas.
Ketua Umum DPP PAN ini pun mengimbau kepada masyarakat untuk belanja produk lokal. Karena menurutnya bakal menjaga ekonomi Indonesia tetap tumbuh positif. "Produk kita juga tidak mahal kok," pungkasnya.