KPK Periksa Kasubdit Kemenag dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
News | Jum'at, 17/04/2026

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono. (Foto dok. Humas KKP)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung peningkatan ekonomi di dalam negeri atau lokal, khususnya yang berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta penggunaan produk dalam negeri sebagai pilihan utama.
Karenanya, sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya penggunaan produk lokal dalam pengadaan barang atau jasa (PBJ) di lingkup KKP.
"Dalam upaya percepatan pengadaan barang/jasa di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, saya minta kepada seluruh Pejabat Eselon I dan II serta para Kepala UPT dan Kepala Satker sebagai penanggungjawab anggaran agar merencanakan, mengalokasikan dan merealisasikan pengadaan barang/jasa pemerintah yang menggunakan produk dalam negeri," ungkap Menteri Trenggono, di Jakarta, Rabu (18/1).Adapun alokasi anggaran efektif KKP tahun 2023 sebesar Rp6,29 triliun yang akan dilaksanakan oleh sembilan unit kerja eselon I. Dari alokasi anggaran tersebut, Rp3,7 triliun di antaranya akan dilakukan proses pengadaan barang dan jasa, baik melalui proses pengadaan maupun secara swakelola.Pengadaan barang/jasa saat, lanjut dia, diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, biaya, dan penyedia. Artinya setiap rupiah yang dibelanjakan harus mampu memberikan nilai tambah bagi pencapaian kebutuhan barang/jasa.
TAGS : Joko Widodo KKP Wakyu Sakti Trenggono produk lokal PBJ TKDN