
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto Ist)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan mendukung pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 2024 agar dapat berjalan dengan baik.
Presiden Jokowi menekankan selain mendukung pelaksanaan pemilu, jajaran ASN, TNI, dan Polri tetap harus menjaga netralitasnya.
“Aparat negara harus mendukung tugas penyelenggaraan pemilu. Misalnya bantuan (dalam) pengiriman logistik ke tempat-tempat yang sulit dan wilayah-wilayah terluar yang tidak bisa dilakukan oleh kita, bisa dibantu oleh aparat negara, baik TNI maupun Polri,” ujar Jokowi dikutip dari laman Presiden RI, pada Minggu (31/12).
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi pada Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2024, di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (30/12) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menekankan kepada seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memantapkan kesiapan pemilihan umum (Pemilu) 2024.
“Pemilu 2024 tinggal 45 hari, waktunya sudah sangat dekat, semuanya harus siap," ujarnya.
Mengenai hak pilih setiap warga negara, Presiden Jokowi meminta agar KPU dapat memastikan hal tersebut tetap terjaga, serta melayani para pemilih tanpa dikriminasi. Presiden pun meminta KPU agar dapat mengedukasi para pemilih sehingga cerdas dalam menentukan pilihan.
“Jangan percayai yang namanya hoaks, apalagi yang bisa menyulut konflik dan perpecahan. Pendidikan politik harus dilakukan secara masif tidak saja mengedukasi tentang tahapan pemilu tetapi juga mengajak masyarakat menjadi pemilih-pemilih yang cerdas,” ujarnya.
TAGS : Presiden Jokowi Pemilu 2024 KPU Netralitas TNI ASN Polri