Gandeng Exxon dan KNOC, Pertamina Garap Proyek CCS

M. Habib Saifullah| Kamis, 16 Mei 2024 16:37 WIB
Gandeng Perusahaan Migas Dunia, Pertamina Garap CCS Lintas Negara Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. (Humas PERTAMINA)

Jakarta, Indonesiainfo – PT Pertamina (Persero) menggandeng dua perusahaan migas papan atas dunia guna menggarap
Carbon Capture and Storage (CCS) lintas negara. Kedua perusahaan itu adalah Korea National Oil Corporation (KNOC) dan ExxonMobil.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, kerja sama strategis ini membuktikan keseriusan Pertamina menurunkan karbon di Indonesia.

“Kerja sama dengan KNOC dan ExxonMobil menjadi bukti keseriusan Pertamina untuk mengakselerasi transisi energi dan program penurunan karbon di Indonesia dengan berkolaborasi dengan partner internasional,” kata Nicke, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian BUMN, di Jakarta, Kamis (16/5/2024).

Kerja sama dengan kedua mitra dalam mengembangkan CCS ini sesuai dengan visi serta komitmen Indonesia untuk menurunkan karbon. Termasuk melaksanakan cooperative framework untuk memperluas kolaborasi trans-boundary value chain CCS serta memetakan potensi kolaborasi, transfer teknologi, transport, dan lokasi storage CO2.

Baca juga :

Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi penyimpanan karbon yang sangat besar di wilayah Asia Tenggara. Karenanya, Pertamina berupaya untuk menyimpan CO2 domestik dan internasional di wilayah kerjanya.

Satu frame dengan Nicke, President ExxonMobil Low Carbon Solutions, Asia Pacific, Irtiza Sayyed menyampaikan, kolaborasi ini dilakukan untuk percepatan program pengurangan emisi.

“Bersama dengan Pertamina, KNOC dan dukungan Pemerintah Indonesia, kami terus mendorong program penurunan emisi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan seluruh kawasan,” kata dia.

Kerja sama ketiga pihak ditandai penandatanganan Framework Agreement yang dilaksanakan di ajang The 48th Indonesia Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition pada Rabu (15/05/2024).

Tandatangan perjanjian dilakukan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, President & CEO, Korea National Oil Corporation (KNOC) Dong Sub Kim, serta President, ExxonMobil Low Carbon Solutions, Asia Pacific, Irtiza Sayyed.

 

TAGS : Carbon Capture and Storage CCS Pertamina

Terkini