Soal Transisi Energi, Kini Mata Dunia Tertuju ke Indonesia

Agus Mughni Muttaqin| Senin, 20 Mei 2024 14:18 WIB
Terapkan Transisi Energi Berkeadilan, Mata Dunia Tertuju ke Indonesia
  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan

INDONESIAINFO  - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, menekankan Indonesia harus menjadi contoh bagi negara lain dalam mengimplementasikan transisi energi yang berkeadilan. 

Luhut menyampaikan hal itu dalam G20 Bali GBFA Dialogue Natural Capital, Communities, and Climate Action for a Better Business and Better World di UID Bali Campus, Bali, Minggu (19/5/204).

“Mata dunia tertuju pada Indonesia sehingga kita harus menjadi contoh transisi energi berkeadilan, yang benar-benar berhasil menyeimbangkan pembangunan ekonomi, keadilan sosial, dan pengelolaan lingkungan hidup."

"Saya menyambut baik peluncuran program Happy Energy Action Leadership (HEAL) yang bekerja sama dengan United in Diversity Foundation dan Rocky Mountain Institute sebagai bagian dari hasil GBFA untuk meningkatkan kapasitas,” kata Luhut dikutip dari laman resmi Kemenko Marves.

Baca juga :

Dalam kesempatan itu, Luhut juga menekankan bahwa melalui Global Blended Finance Alliance (GBFA) akan menjadi dasar bagi perubahan transformatif dan pengetahuan masa depan.

Tujuannya, mempercepat penciptaan nilai dan investasi di sektor-sektor ekonomi utama seperti energi, hutan, ekonomi biru, termasuk hutan bakau dan lamun, kesehatan infrastruktur, dan keberlanjutan pariwisata salah satunya melalui skema Just Energy Transition Partnership (JETP).

Lebih lanjut, ia menekan bahwa inisiatif seperti JETP perlu didukung oleh keselarasan pemangku kepentingan yang kuat tidak hanya pada aspek teknis namun juga relasional untuk bergabung HEAL.

"Sehingga kita dapat menggunakan kesempatan ini untuk belajar bersama dalam memecahkan tantangan kita,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia secara kolektif berupaya mengidentifikasi solusi inovatif dan pendekatan multi-sisi untuk mengatasi kebutuhan pendanaan dan persyaratan kebijakan guna memastikan transisi yang holistik dan adil.

“GBFA bukan hanya solusi untuk mengatasi transisi energi, namun Indonesia juga memimpin dalam bidang hutan dan bakau sebagai bagian dari Solusi Berbasis Alam untuk aksi iklim,” ujar Luhut.

 

TAGS : transisi energi berkeadilan Luhut Binsar Panjaitan

Terkini