
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perekonomian nasional masih tergolong baik (Foto: Humas Kemenkeu)
INDONESIAINFO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ekonomi nasional masih tergolong baik. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 sebesar 5,05% yang selalu konsisten lebih tinggi dari pertumbuhan global.
Selain itu, laju inflasi nasional juga bisa dikendalikan dengan baik, konsolidasi fiskal yang kuat, serta tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan yang terus berhasil ditekan turun.
"Kemenkeu terus menjaga kinerja fiskal secara optimal dalam 3 area tanggung jawab yaitu collecting more, spending better, dan prudent and inovative financing,” ujar Menkeu dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI,Senin (10/6) di Jakarta.
Menkeu mengatakan, collecting more ditunjukkan dengan penerimaan negara yang semakin meningkat. Pada 2023, penerimaan perpajakan mencapai Rp2.154,2 triliun dan PNBP mencapai Rp612,5 milyar.
Kemudian, spending better ditunjukkan dengan peningkatan kinerja anggaran Kementerian/Lembaga tahun 2023 yang mencapai 94,37%, serta adanya penurunan ketimpangan antar wilayan tahun 2023 mencapai 0,148.
“Dan prudent and inovative financing dilihat dari yield kita yang justru mengalami penurunan 7,3% (tahun 2019) ke 6,62% (tahun 2023) pada saat dunia sedang mengalami higher for longer,” ujar Menkeu.
Kemenkeu juga terus berhasil menjaga tata kelola pelaksanaan anggarannya yang ditunjukkan dengan indikator opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) BPK atas Laporan Keuangan Kemenkeu (LTKK) dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LK BUN) selama 7 tahun berturut-turut.
Apalagi ditambah dengan dinamika dalam 5 tahun terakhir yang menantang. Karenanya Menkeu mengatakan, Kemenkeu menunjukkan kinerja optimal yang turut berkontribusi terhadap terjaganya kinerja perekonomian nasional.
“Dengan kompleksitas situasi dan scoupe (tugasnya) yang begitu besar dan sangat banyak, tentu (ini) membutuhkan Kementerian Keuangan yang harus dikelola dengan baik untuk terus menjaga kepercayaan publik," ujar dia.
TAGS : ekonomi nasional Kementerian Keuangan Sri Mulyani Indrawati