Menteri ESDM Minta Komponen Lokal Sektor Migas Ditingkatkan

M. Habib Saifullah| Jum'at, 14 Jun 2024 15:15 WIB
Menteri Energi Minta Tingkatkan Komponen Lokal Sektor Migas Menteri ESDM Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke PT SIKY, minta Tingkat Komponen Dalam Negeri sektor migas ditingkatkan (Foto: Kementerian ESDM)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dapat ditingkatkan, karena hal tersebut merupakan upaya meningkatkan kemandirian industri nasional.

Hal tersebut disampaikan Arifin saat mengunjungi fasilitas produksi PT Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKY), bersama Kepala Satuan Tugas Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto dan Direktur Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Ariana Soemanto.

"Kami sangat mendorong Saipem untuk memenuhi TKDN semaksimal mungkin dan memanfaatkan peralatan dalam negeri," ujar Arifin, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Jumat (14/6/2024).

"Hal ini tidak hanya akan mendukung industri lokal tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia kita," ujar dia.

Baca juga :

Keberadaan PT SIKY memiliki nilai strategis bagi Indonesia karena ditemukannya cadangan minyak dan gas bumi yang besar di Blok Masela, Blok Andaman, Blok Kutai, dan proyek Carbon Capture Ubadari.

"Kami yakin PT SIKY dapat mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis tersebut guna mendukung Pemerintah dalam mencapai target peningkatan produksi migas nasional dan kebijakan transisi energi," ujar Arifin.

Kemudian Kepala SKK Migas menyampaikan, investasi hulu migas yang masif harus diimbangi dengan kesiapan dari pabrikan untuk memenuhi kebutuhan proyek yang terus meningkat. Jangan sampai terjadi kurangnya persiapan dan tentunya kemampuan.

"Kunjungan ke pabrikan dalam negeri yaitu Saipem Indonesia dan Baker Hughes, adalah bentuk dukungan langsung Pemerintah dan SKK Migas terhadap penggunaan produk dalam negeri," kata Dwi.

Langkah untuk mengamankan pasokan barang harus selalu dilakukan, mengingat produk dari pabrikan tersebut juga diekspor. Seperti produk Saipem Indonesia yang banyak di ekspor ke Angola, Skotlandia, Australia dan Qatar.

Lebih lanjut Dwi mengatakan, rencana pengadaan barang/jasa hulu migas 2024 mencapai sekitar Rp 219 triliun, maka dengan target TKDN sebesar 57% maka akan ada sekitar Rp 124,8 triliun pembelanjaan hulu migas didalam negeri.

"Secara ekonomi, ini akan menimbulkan mulfiplier effect yang sangat besar di pusat maupun daerah, baik pertumbuhan pajak di daerah, lapangan kerja dan tentu saja kapasitas industri dalam negeri yang semakin kuat", kata Dwi.

Sementera itu, Managing Director Saipem Indonesia Bapak Pierangelo Abela menuturkan, Saat ini, total tenaga kerja di SIKY berjumlah lebih dari 4.000 orang, dimana lebih dari 90% diantaranya adalah warga negara Indonesia.

TAGS : Komponen Lokal Minyak dan Gas Arifin Tasrif

Terkini