
Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan Regsosek dapat mewujudkan integrasi data dan melengkapi data target pembangunan (Foto: Kementerian PPN/Bappenas)
INDONESIAINFO.ID - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dapat melengkapi data pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, untuk mencapai pelaksanaan reformasi sistem perlindungan sosial dapat dilakukan dengan memperbaiki basis data penerima melalui pembangunan Regsosek dan penghapusan kemiskinan.
"Sehingga data Regsosek akan melengkapi target dan sasaran pembangunan yang mampu membawa kesejahteraan masyarakat Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," kata Menteri Suharso dalam "Kolaborasi Pemanfaatan Sistem Data Registrasi Sosial Ekonomi", Kamis (20/6).
Dalam Sistem Satu Data Regsosek, menekankan pentingnya integrasi data sosial dan ekonomi berbasis NIK untuk memperkuat perencanaan dan penganggaran berbasis bukti, sehingga akan memastikan ketepatan target.
Data Regsosek juga dapat dimanfaatkan oleh kementerian/lembaga, bahkan tingkat daerah. Selain itu dapat diakses juga oleh akademisi dan organisasi masyarakat untuk mendukung kajian dan kegiatan lainnya guna mendukung program Pemerintah.
“Data sosial ekonomi yang akurat, komprehensif, dan berperingkat merupakan fondasi yang kuat dalam perencanaan program pembangunan. Hal ini sesuai pasal 31 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004," kata Menteri Suharso.
"Perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia.
Dengan kehadiran data yang komperehensif maka akan mewujudkan data penduduk yang akurat dan saling terhubung. Dengan demikian maka akan Visi Indonesia Emas 2045 akan tercapai.
TAGS : Registrasi Sosial Ekonomi Suharso Monoarfa Indonesia Emas 2045