
Ilustrasi - Anggota DPR RI Usul Bentuk Satgas Film Pornografi (Foto: Ist)
INDONESIAINFO.ID - Anggota Komisi I DPR RI Mukhlis Basri mengusulkan dibentuknya Satgas Film Pornografi untuk mengatasi masalah film porno di Indonesia.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung 1 ini menyampaikan hal tersebut dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Anggota Lembaga Sensor Film (LSF), yang digelar di Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (26/6).
“Perlu saya sampaikan masalah film porno (yang terjadi) di dapil saya ini. Ada beberapa guru mengaji memberikan tontonan film porno ke murid mereka. Berarti masalah ini kan sudah sangat-sangat luar biasa bagi bangsa kita ini,” kata Mukhlis dalam keterangan resmi dikutip Kamis (27/6).
Karena itu, Mukhlis meminta pendapat para calon Anggota LSF terkait pembentukan satgas pemberantasan film porno ini, seperti halnya satgas pemberantasan judi online.
“Nah setuju nggak ibu-bapak, kalau sekarang ini ada satgas judi online, besok tidak tertutup kemungkinan terbentuk juga satgas film porno,” kata Politikus PDIP ini mengajukan usulan ke calon Anggota LSF.
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta pandangan para calon anggota LSF terhadap iklan obat kuat. Sebab, banyak kelompok masyarakat yang ternyata menyukai iklan obat kuat ini.
“Apakah film iklan obat kuat itu (termasuk) film porno atau bukan. Karena saya lihat itu banyak yang suka nonton,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR Ali Imron Bafadal mengatakan, film saat ini tidak hanya bisa dilihat di televisi dan bioskop, tetapi juga disaksikan melalui berbagai aplikasi dan platform media sosial.
Ironisnya, di tempat-tempat itulah justru sensor tidak dapat dilakukan, sehingga tak sedikit adegan vulgar dapat disaksikan oleh berbagai masyarakat.
“Bagaimana LSF mengambil peran dalam keadaan seperti ini, karena payung hukum soal ini belum ada,” ujar Ali Imron mengajukan pertanyaan ke calon Anggota LSF.
TAGS : DPR RI Mukhlis Basri Satgas Film Pornografi Lembaga Sensor Film