
Ilustrasi - Kementerian Agama (Kemenag) dorong BUMN perkuat ekosistem halal (Foto Kemenag)
Indonesiainfo.id - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong BUMN yang bergerak di sektor industri untuk mengembangkan Halal Supply Chain atau rantai pasok halal dalam rangka memperkuat ekosistem halal nasional.
"Harapan saya, hal ini (terwujudnya halal supply chain) akan menjadi contoh bagi perusahaan plat merah lainnya (BUMN) untuk juga merangsek masuk menjadi bagian dari ekosistem halal yang pada tahun ini akan diberlakukan kewajiban sertifikasi halal," kata Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham dalam keterangan resmi dikutip di Jakarta, Jumat (19/7).
Terbangunnya halal supply chain, lanjut Aqil, harus menggunakan sumber daya secara efektif pada seluruh rantai pasok dimulai dari hulu hingga ke hilir yang memenuhi prinsip traceability atau tertelusur atau terjamin kehalalannya.
Atau dengan kata lain, dimulai dari bahan baku hingga produk akhir yang siap dikonsumsi sampai ke tangan konsumen.
Lebih lanjut, Aqil juga mengajak kepada Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Sucofindo yang melakukan pengujian/pemeriksaan kehalalan dalam proses sertifikasi halal jasa KAI Logistik untuk bersama-sama menjadi pionir di BUMN dalam sinergi mewujudkan halal supply chain.
Bahkan ke depannya, Aqil mengatakan perlu ada satu sistem terintegrasi yang dikembangkan bersama sehingga ketertelusuran kehalalan produk dari hulu sampai ke hilir dapat ditracing secara lebih mudah, cepat, dan akurat.
"Terwujudnya halal supply chain yang kuat dipastikan akan mendorong ekosistem halal yang kuat pula. Dan ini penting dalam rangka menyambut wajib halal Oktober 2024, terutama bagi industri menengah, besar dan luar negeri," katanya.
TAGS : BPJPH Kemenag BUMN Ekosistem Halal