Nathabumi SIG Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon

Agus Mughni Muttaqin| Senin, 16 Sep 2024 20:05 WIB
Nathabumi SIG Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon Fasilitas pengolahan limbah sampah milik SIG, Nathabumi sukses musnahkan 103 ton bahan perusak ozon (Foto: Dok. SIG/Humas Kementerian BUMN)

Indonesiainfo.id - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya untuk menjaga lapisan ozon melalui upaya terobosan yang mendukung inisiatif pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

SIG berfokus pada pengendalian dan pemusnahan Bahan Perusak Ozon (BPO), sebuah upaya penting dalam mitigasi perubahan iklim global. SIG mengoptimalkan fasilitas pemusnah BPO yang dikelola oleh anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, di Pabrik Narogong, Bogor, Jawa Barat.

Disebutkan, fasilitas yang beroperasi sejak 2007 ini, merupakan yang pertama di Asia Tenggara dalam kategori pemusnahan BPO. Melalui lini bisnis pengelolaan limbah berkelanjutan, Nathabumi, SIG telah berperan aktif dalam pemusnahan BPO dari berbagai sektor industri, termasuk makanan dan minuman, farmasi, kimia, petrokimia, serta energi.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa fasilitas pemusnah BPO adalah bagian integral dari komitmen SIG terhadap keberlanjutan lingkungan, sesuai dengan roadmap sustainability 2030 SIG pada pilar Perlindungan Terhadap Lingkungan.

Baca juga :

"Fasilitas pemusnah BPO tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lapisan ozon, tetapi juga memainkan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim, mengurangi dampak negatif seperti peningkatan suhu bumi akibat Gas Rumah Kaca," ujarnya dalam ketrangan resmi dikutip pada Senin (16/9).

Disebutkan, hingga Agustus 2024, Nathabumi telah berhasil memusnahkan 103 ton BPO, yang setara dengan pencegahan pelepasan Gas Rumah Kaca sebanyak 220.914 ton CO2 equivalent.

Adapun Jenis BPO yang dimusnahkan mencakup senyawa halon untuk pemadam kebakaran, refrigerant seperti CFC/HCFC/HFC, dan SF6 dari peralatan listrik tegangan tinggi.

Proses ini dilakukan dengan teknologi canggih yang mengolah limbah BPO dalam tanur semen pada suhu tinggi hingga 1.500 derajat Celsius, memastikan proses yang aman dan ramah lingkungan.

Sebagai langkah lebih lanjut, SIG mendorong penggunaan refrigerant non-CFC dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) non-HALON di seluruh wilayah operasinya, termasuk di anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Selain itu, SIG juga menerapkan teknologi hydrogen injection dalam proses produksi semen, yang meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi N2O, senyawa lain yang dapat merusak lapisan ozon.

"SIG berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak guna menjaga kelestarian lapisan ozon dan memastikan bumi tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua makhluk hidup," kata Vita Mahreyni.

Dengan berbagai inisiatif dan teknologi mutakhir, SIG terus menunjukkan dedikasinya dalam upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim, memberikan kontribusi signifikan bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.

TAGS : Nathabumi SIG Semen Indonesia Pemusnahan BPO Bahan Perusak Ozon

Terkini