
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma`ruf Amin menyerahkan Dana Insentif Fiskal 2024 kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan prestasi dalam penghapusan kemiskinan ekstrem (Foto: Humas Wapres)
Indonesiainfo.id - Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin secara resmi menyerahkan Dana Insentif Fiskal 2024 kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan prestasi dalam penghapusan kemiskinan ekstrem.
Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menyatakan optimisme bahwa angka kemiskinan ekstrem di Indonesia dapat mencapai nol persen pada akhir tahun 2024.
“Berdasarkan laporan BPS, tingkat kemiskinan ekstrem turun dari 1,12 persen pada Maret 2023 menjadi 0,83 persen pada Maret 2024. Jika tren ini berlanjut, kita yakin bisa mencapai target ini,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip pada Kamis (19/9).
Wapres menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah dalam mempercepat penghapusan kemiskinan. Ia mengingatkan perlunya meningkatkan akurasi data pensasaran program melalui Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
“Perbaikan dalam pensasaran program akan memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran,” katanya.
Dalam forum tersebut, Wapres juga mengingatkan agar program penanggulangan kemiskinan ekstrem lebih fokus pada kelompok masyarakat yang paling rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga dengan akses terbatas.
“Kita perlu memastikan efektivitas implementasi program dalam hal ketepatan sasaran dan waktu penyaluran,” ujar Wapres.
Sebagai bagian dari upaya penghargaan, Wapres secara simbolis menyerahkan Insentif Fiskal kepada 22 pemerintah daerah yang berhasil menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem.
Di antara daerah yang menerima penghargaan tersebut ialah Provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Kota Denpasar. Keberhasilan ini merupakan bagian dari total 130 pemerintah daerah yang mendapatkan penghargaan atas kinerja baik mereka dalam mengatasi kemiskinan.
Dengan berbagai inisiatif dan kolaborasi yang telah dilakukan, Wapres Ma’ruf Amin optimis bahwa Indonesia dapat mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem.
“Kita harus terus berupaya dan bersinergi agar semua masyarakat, terutama yang paling rentan, dapat menikmati kehidupan yang lebih baik,” kata Wapres.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyoroti pentingnya menerapkan prinsip desain program perlindungan sosial yang komprehensif dan terintegrasi.
“Kita perlu menjamin keberlanjutan pencapaian penurunan kemiskinan dengan pembaruan regulasi yang ada,” ujarnya.
Acara ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Indonesia menuju penghapusan kemiskinan ekstrem, memberikan harapan baru bagi jutaan warga yang masih berjuang menghadapi tantangan ekonomi.
TAGS : Wakil Presiden Ma`ruf Amin Dana Insentif Fiskal Kemiskinan Ekstrem