Menperin Ajak Ketum Kadin Baru Kolaborasi Bangun Industri

Agus Mughni Muttaqin| Jum'at, 20 Sep 2024 10:50 WIB
Menperin Agus mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar kerja sama antara Kemenperin dan Kadin Indonesia guna membangun industri manufaktur Indonesia ke depan. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerima Ketua Umum baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, beserta jajaran pengurusnya di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan (Foto: Humas Kemenpeprin)

Indonesiainfo.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerima Ketua Umum baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, beserta jajaran pengurusnya di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, pada Kamis (19/9).

Disebutkan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas kolaborasi yang lebih erat antara Kemenperin dan Kadin dalam mendorong pertumbuhan industri manufaktur Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Menteri Agus menyampaikan ucapan selamat kepada Anindya Bakrie atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia untuk periode 2024-2029 setelah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang berlangsung pada 14 September 2024.

"Kepada Ketua Umum dan Pengurus Kadin Indonesia yang baru, kami menyampaikan ucapan selamat atas selesainya Munaslub yang menghantarkan Pak Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029,” ujar Menperin.

Baca juga :

Menteri Agus mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar kerja sama antara Kemenperin dan Kadin Indonesia guna membangun industri manufaktur Indonesia ke depan.

Menteri Agus juga mengajak Anindya untuk berkolaborasi dalam menyusun peta jalan (roadmap) bagi pembangunan industri manufaktur dalam lima tahun ke depan.

“Oleh karena itu untuk membangun roadmap tersebut, dalam waktu dekat disepakati akan ada pertemuan antara Kemenperin dengan Kadin Indonesia, dan melibatkan seluruh asosiasi industri binaan Kemenperin,” jelas Menperin.

Menperin menekankan pentingnya kolaborasi ini agar sejalan dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) dan mengoptimalkan sinergi antara kedua lembaga.

Menteri Agus menyoroti berbagai bentuk kerja sama yang akan terus didorong, termasuk pengembangan program hilirisasi industri mineral, gas bumi, kelapa sawit, kakao, dan kelapa.

Selain itu, fokus pada penguatan dan perlindungan industri dalam negeri melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi bagian dari agenda prioritas.

Kemenperin juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas industri kecil dan menengah (IKM) serta pengembangan industri hijau dan halal. “Pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) industri juga menjadi perhatian utama kami dalam membangun ekosistem industri yang lebih baik,” ujar Agus.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Menperin.

"Terima kasih kepada Pak Menteri atas kesediaannya menerima kami sebagai Ketua Kadin Indonesia yang baru. Dalam kesempatan tadi, kami melaporkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia yang diselenggarakan pada Sabtu (14/9) lalu di Jakarta,” ujar Anindya.

Sebagai informasi, pertemuan ini menunjukkan komitmen Kemenperin dan Kadin Indonesia untuk bekerja sama dalam membangun industri yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan industri manufaktur Indonesia dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan kebutuhan pasar global serta berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

TAGS : Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kadin Indonesia Pertumbuhan Industri

Terkini