
Momen saat Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengunjungi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) (Foto: Dok. Kemnaker)
INDONESIAINFO.ID - Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) saat ini telah mempekerjakan sebanyak 738 TKA dari 812 TKA yang direncanakan.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan, Saat ini, KCIC telah melatih 668 tenaga kerja Indonesia dan berhasil memberikan sertifikasi kepada 40 pekerja dalam bidang On Call Emergency Response dan Overhead Catenary System.
"Ini berarti tenaga kerja Indonesia akan mengambil alih sebagian besar operasional setelah melalui proses pelatihan dan transfer teknologi yang intensif," kata Afriansyah saat mengunjungi PT KCIC di Kabupaten Bandung.
Kunjungan Afriansyah untuk melihat secara langsung proses transfer pengetahuan dan teknologi, serta pelatihan kepada masinis sebagai bentuk kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam pengoperasian kereta cepat.
"Keberhasilan transfer pengetahuan dan teknologi menjadi langkah penting dalam memperkuat kapabilitas SDM Indonesia, sejalan dengan visi menuju industri berbasis teknologi tinggi," ujar Afriansyah.
Wamenaker mengatakan, proyek KCIC, yang beroperasi di 4 stasiun utama (Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar) serta satu depo di Tegalluar, memiliki peran strategis menciptakan lapangan kerja baru.
Afriansyah berharap pada tahun 2025 seluruh operasional kereta cepat mampu dijalankan oleh masinis Indonesia melalui proses transfer pengetahuan dari para tenaga-tenaga profesional di bidangnya.
"Semoga dengan adanya transfer pengetahuan dan teknologi, menjadikan tenaga kerja Indonesia siap untuk bersaing menghadapi tantangan global," kata Wamenaker.
TAGS : Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor PT KCIC Tenaga Kerja Asing