Wapres Dorong Percepatan SGDs melalui Industri Hijau dan Inovasi Digital

Agus Mughni Muttaqin| Senin, 07 Okt 2024 13:31 WIB
Wapres menekankan, meski Indonesia telah mencapai 62,5% dari target SDGs, masih ada 37,5% yang perlu dikejar sebelum tenggat waktu 2030 Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma`ruf Amin membuka Konferensi Tahunan SDGs ke-7 atau SDGs Annual Conference/SAC ke-7 yang digelar di Hotel Fairmont Jakarta, Jl. Asia Afrika Nomor 8, Kota Jakarta Pusat (Foto: Wapres.go.id))

Indonesiainfo.id - Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mendorong percepatan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan fokus pada pengembangan industri hijau dan inovasi digital.

Wapres menekankan, meski Indonesia telah mencapai 62,5% dari target SDGs, masih ada 37,5% yang perlu dikejar sebelum tenggat waktu 2030. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Konferensi Tahunan SDGs ke-7 di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (7/10).

“Dengan capaian 62,5% target SDGs, artinya masih ada 37,5% target yang mesti dicapai lagi. Saya harap semua pihak agar terus meningkatkan komitmen dan kerja keras untuk mencapai semua target SDGs tahun 2030,” ujarnya sebagaimana dikutip dari siaran pers dari laman resmi Wapres.

Menurut Wapres, kedua sektor — industri hijau dan inovasi digital — krusial bukan hanya untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tetapi juga untuk tujuan lingkungan dan sosial.

Baca juga :

“Kita harus memastikan bahwa industri hijau dan inovasi digital memenuhi kebutuhan masa kini sekaligus menjawab tantangan dan aspirasi generasi mendatang,” ujarnya.

Wapres juga mendorong sektor swasta dan filantropi untuk berkontribusi lebih dalam mendanai program SDGs melalui blended finance. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan dana amanah umat seperti zakat, infak, dan wakaf, yang kini mulai dikelola dengan cara yang lebih profesional, transparan, dan berbasis digital.

Lebih lanjut, Wapres mengingatkan bahwa pencapaian SDGs harus terintegrasi dalam perencanaan pembangunan nasional periode 2025-2029, selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Keberhasilan dalam mencapai target SDGs pada 2030 akan menjadi fondasi bagi Indonesia untuk meraih visi “Indonesia Emas” pada 2045 dan menargetkan Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat.

“Penyelesaian target SDGs pada tahun 2030 akan menjadi landasan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju,” tegasnya.
Menghargai Komitmen Bersama

Dalam kesempatan itu, Wapres memberikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung pencapaian SDGs, termasuk kementerian, lembaga, pemerintah daerah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan generasi muda.

“SDGs bukan hanya soal mencapai target, tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melaporkan perkembangan pencapaian SDGs di Indonesia. Ia menekankan pentingnya inovasi, pendidikan berkualitas, dan pekerjaan hijau untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Konferensi ini, yang berlangsung dari 7 hingga 8 Oktober 2024, mengusung tema “Inovasi Menuju Indonesia Emas: Keterkaitan Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan, dan Industri Hijau.”

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mencakup festival, konferensi, serta pameran, seperti SDGs Festival: Fun Bike & Fun Run, SDGs for Women and Children, dan seminar tentang implementasi pendanaan untuk SDGs.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, konferensi ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Indonesia dalam mencapai SDGs dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.

TAGS : Wakil Presiden Ma`ruf Amin Pencapaian SGDs Industri Hijau Inovasi Digital

Terkini