Kemenag Raih Penghargaan Dari Kementerian PANRB

M. Habib Saifullah| Rabu, 09 Okt 2024 11:05 WIB
Kemenag meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2024 dari Kementerian PANRB Menag Yaqut saat menerima penghargaan dari Menteri PANRB (Foto: Dok. Kemenag)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

Menteri PANRB Azwar Anas mengatakan, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan keberhasilan Kemenag dalam melakukan terobosan untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan tata kelola birokrasi.

"Alhamdulillah setelah berkolaborasi dengan Bapak Menteri Agama, sekarang bias data kepegawaiannya sudah rapi. Sudah selesai 90 persen," ujar Menteri Anas di Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Setelah data kepegawaian, lanjut Menteri PANRB, ketersediaan formasi jabatan pun menjadi perhatiannya Menag Yaqut. "Dulu rata-rata per tahun hanya tersedia 5.000 formasi. Nah, sekarang kita sudah beri 110 ribu formasi di seluruh Indonesia kepada Kementerian Agama," papar Azwar Anas.

Baca juga :

Formasi ini termasuk di dalamnya adalah penghulu, penyuluh, dan guru. Hal ini, ujar Azwar Anas, diberikan agar pelayanan keagamaan akan semakin baik.

Menteri Azwar Anas juga memberikan dua penghargaan lainnya bagi Kemenag. Pertama, kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali ang meraih penghargaan sebagai 10 Terbaik Kelompok Kementerian pada PEKPPP Tahun 2024 dengan Predikat Pelayanan Prima.

Kedua, penghargaan diberikan kepada Kantor Kemenag Kabupaten Bantul sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Terbaik tahun 2024.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Inovasi layanan publik lainnya juga dilakukan Kemenag di berbagai bidang, seperti penerapan program Haji Ramah Lansia.

Serta Sertifikasi Halal Gratis (Sehati), Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA), Kemandirian Pesantren, hingga Cyber Islamic University (CIU), dan peningkatan layanan publik juga dilakukan bagi semua agama.

"Saya berharap, berbagai inovasi ini dapat terus dilanjutkan. Ini bukan akhir, melainkan awal era baru pelayanan pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia. Jangan berhenti untuk berinovasi," ujar Menag Yaqut.

TAGS : Kementerian Agama Yaqut Cholil Qoumas Kementerian PANRB

Terkini