Menteri PPPA Kunjungi Lima Korban Kekerasan Seksual di Mamuju

Agus Mughni Muttaqin| Kamis, 10 Okt 2024 17:05 WIB
Dalam kunjungannya, Menteri PPPA mendorong pemerintah daerah Mamuju untuk memberikan pendampingan psikologis dan memastikan keberlanjutan pendidikan bagi korban kekerasan seksual di daerah tersebut. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, mengunjungi lima anak perempuan korban kekerasan seksual di Mamuju, Sulawesi Barat (Foto: Kemenpppa.go.id)

Indonesiainfo.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, baru-baru ini mengunjungi lima anak perempuan korban kekerasan seksual di Mamuju, Sulawesi Barat.

Dalam kunjungannya, Menteri PPPA mendorong pemerintah daerah Mamuju untuk memberikan pendampingan psikologis dan memastikan keberlanjutan pendidikan bagi korban kekerasan seksual di daerah tersebut.

“Pendampingan psikologis bukan hanya sekadar upaya pemulihan, tetapi harus menjadi prioritas utama. Ini penting agar anak-anak tersebut dapat kembali menjalani kehidupan dengan baik, tumbuh dengan rasa aman, dan melanjutkan masa depan mereka tanpa dibayangi trauma yang berkepanjangan," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip pada Kamis (10/10).

Menteri PPPA juga menegaskan bahwa hak atas pendidikan harus tetap dijamin. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa pengalaman traumatis tidak menghalangi mereka untuk melanjutkan pendidikan.

Baca juga :

“Pendidikan adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap anak, tanpa terkecuali, termasuk bagi mereka yang telah mengalami kekerasan. Setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak, yang akan membantu mereka berkembang dan mencapai potensi penuh mereka. Kita harus memastikan mereka dapat melanjutkan sekolah tanpa hambatan apapun,” kata Menteri PPPA.

Selain mendorong dukungan psikologis dan pendidikan, Menteri PPPA juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam menangani kasus kekerasan ini. Ia berharap dukungan kepada para korban dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam hal pendampingan hukum dan sosial.

“Pentingnya pemerintah daerah untuk memperkuat program-program pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta memastikan bahwa layanan pengaduan dan pendampingan bagi korban mudah diakses oleh masyarakat. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan dukungan penuh kepada korban. Tidak ada toleransi untuk kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Menteri PPPA.

Lebih lanjut, Menteri PPPA juga memberikan apresiasi kepada korban yang sudah memberanikan diri melapor ke pihak berwajib agar pelaku ditangkap.

“Kami salut terhadap keberanian korban yang tidak menunggu lama, segera melaporkan ke pihak berwajib. Keberanian korban ini perlu dicontoh oleh masyarakat luas. Kami mengajak masyarakat yang mengalami, mendengar, melihat, atau mengetahui kasus kekerasan untuk berani melapor melalui hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau Whatsapp 08111-129-129,” ujar Menteri PPPA.

TAGS : Menteri PPPA Bintang Puspayoga Pemda Mamuju Kekerasan Seksual

Terkini