Kemenag-Kementerian PUPR Godok Program Bantuan untuk Madrasah

M. Habib Saifullah| Senin, 14 Okt 2024 07:05 WIB
Kemenag dan Kementerian PUPR mulai melakukan verifikasi madrasah penerima bantuan Rapat Konsinyering dan Evaluasi Program Sarana Prasarana Madrasah (Foto: Dok. Kemenag)

INDONESIAINFO.ID - Program pemberian bantuan sarana prasarana madrasah, negeri maupun swasta, yang rusak akan segera diimplementasikan.

Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan verifikasi lapangan terkait objek penerima bantuan.

"Kami mengapresiasi dukungan Kementerian PUPR, khususnya untuk madrasah swasta yang masih sangat memerlukan bantuan," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Muchamad Sisik Sisdiyanto dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Pada tahap awal ada 201 madrasah negeri dan swasta yang akan dilakukan proses monitoring melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). PHTC akan mulai bergulir pada 2025 dengan anggaran dari Kementerian PUPR. Renacananya, ada Rp3 triliun anggaran yang disiapkan untuk penguatan sarana prasarana madrasah.

Baca juga :

"Monitoring akan dilakukan dalam beberapa tahap. Kami berharap mutu sarana dan prasarana madrasah dapat ditingkatkan sesuai timeline yang telah disepakati," ujar Sisik.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana Direktorat KSKK Madrasah, Arif Rahman menambahkan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mendukung program ini, termasuk data kerusakan madrasah dan tim yang akan diterjunkan untuk menilai kondisi madrasah.

"Beberapa pihak di Direktorat KSKK Madrasah telah memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR untuk menilai tingkat kerusakan dan kelayakan," ujar Arif.

Perwakilan dari Biro Perencanaan Kemenag, Ida Noor Qosim, menegaskan pentingnya pelaksanaan monitoring tahap awal ini.

"Banyak madrasah di pelosok yang lahir dari semangat masyarakat. Kehadiran madrasah-madrasah ini perlu dimaknai sebagai berkah karena turut mencerdaskan bangsa," ujar dia.

Kepala Subdirektorat pada Direktorat Prasarana Strategis PUPR, Usman, menyampaikan, monitoring Tahap satu ini akan menjadi dasar bagi pelaksanaan konstruksi sekaligus pemetaan anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi madrasah.

"Monitoring ini adalah langkah awal penting, yang akan menentukan besaran anggaran dan kebutuhan revitalisasi madrasah," ujar Usman.

TAGS : Kementerian Agama Kementerian PUPR Bantuan Madrasah

Terkini