
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma`ruf Amin minta pengawasan di pondok pesantren untuk diperketat (Foto: Humas Wapres)
Indonesiainfo.id - Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta agar pengawasan di seluruh pondok pesantren diperketat. Hal itu guna mencegah tindak kekerasan di lingkungan pesantren.
Wapres mengungkapkan bahwa kasus-kasus kekerasan yang terjadi belakangan ini di sejumlah pesantren harus menjadi perhatian serius.
“Nah, pesantren itu tentu kita awasi dengan ketat,” ujar Wapres dalam keterang resmi dikutip pada Senini (14/10).
Keterangan tersebut Wapres sampaikan usai menghadiri peletakan batu pertama Pondok Pesantren Darul Amin dan Masjid Mambaul Khair di Rawa Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/10/2024).
Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyarankan pembentukan Dewan Kiai sebagai lembaga pengawasan yang dapat memastikan proses pendidikan di pesantren berjalan sesuai dengan nilai-nilai luhur.
“Kita minta nanti juga, nanti ada semacam Dewan Kiai ya, untuk mengawasinya,” ujarnya.
Wapres menegaskan bahwa tindak kekerasan yang terjadi di pesantren melibatkan individu yang bukan mencerminkan santri sejati. Menurutnya, kekerasan bukanlah karakteristik dari pesantren, melainkan penyimpangan.
“Jadi ketika ada kasus itu, itu penyimpangan. Ini berarti bukan orang pesantren. Kalau santri kan tidak punya watak seperti itu,” ujarnya.
Lebih jauh, Wapres menekankan bahwa pesantren sejatinya merupakan tempat mendidik dan membina akhlak sejak dini, dengan tujuan mencetak individu berakhlak mulia. Segala bentuk penyimpangan dari tujuan ini, menurutnya, harus ditindak tegas dan ditiadakan.
“Pesantren itu justru mendidik, membuat akhlak [santrinya] sejak kecil menjadi orang yang berakhlak mulia. Jangan sampai terjadi hal-hal seperti itu [penyimpangan],” ujar Wapres.
TAGS : Wakil Presiden Ma`ruf Amin Pengawasan Pesantre Tindak Kekerasan Dewan Kiai