Mendikdasmen Dukung Penguatan Vokasi, Luluisan SMK Bisa Kerja di Luar Negeri

Agus Mughni Muttaqin| Sabtu, 02 Nov 2024 16:30 WIB
Mendikdasmen Dukung Penguatan Vokasi, Luluisan SMK Bisa Kerja di Luar Negeri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti berkunjung ke SMK Muhammadiyah 3 Palembang (Foto: Istimewa)

Indonesiainfo.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti mengatakan dirinya mendukung penguatan pendidikan vokasi untuk menyiapkan lulusan berkualitas.

Disebutkan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja. Hal tersebut disampaikan usai berkunjung ke SMK Muhammadiyah 3 Palembang, Jumat (1/11). Mendikdasmen menyampaikan apresiasi terhadap SMK tersebut yang ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan.

“Sekolah ini merupakan contoh bagaimana SMK dapat menjadi lembaga atau satuan pendidikan yang menyiapkan anak-anak kita masuk ke dunia kerja. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima pada Sabtu (2/11).

Mendikdasmen pun menyinggung rencana program dengan Kementerian Ketenagakerjaan, “Saya sudah sempat bicara dengan Menteri Ketenagakerjaan terkait program SMK, di antaranya adalah pelatihan dan afirmasi untuk pengiriman kerja di luar negeri.”

Baca juga :

Dalam kunjungannya, Mendikdasmen menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para murid di kelas, menyaksikan mereka melakukan praktik percakapan dalam bahasa Inggris dan Jepang. Ia turut memotivasi para murid agar tetap semangat dalam belajar dan terus mengasah keterampilan mereka.

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Mendikdasmen untuk berdialog langsung dengan para guru SMK Muhammadiyah 3 Palembang. Mereka menyampaikan beberapa harapan dan masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan.

Dialog pendidikan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, dinas pendidikan Sumatra Selatan, tokoh Muhammadiyah, dan warga sekolah SMK Muhammadiyah 3.

Mendikdasmen menyoroti tiga isu penting terkait guru agama, yaitu pembinaan, jumlah guru, dan pengembangan karir. “Ketiga hal ini akan menjadi perhatian kami dan akan kami bicarakan lebih lanjut dengan Kementerian Agama,” ujar Mu’ti.

Selain itu, Mendikdasmen mengungkapkan rencana untuk menghidupkan kembali pendidikan berbasis masyarakat dan pendidikan nonformal, guna memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun karakter siswa.

“Komunikasi antara sekolah dan orang tua perlu dibangun, terutama melalui program parenting, sehingga pembinaan karakter siswa dapat terjalin baik di sekolah maupun di lingkungan rumah,” jelasnya. Ia juga berharap peran media turut serta dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan yang positif.

Terkait ketersediaan lahan, Mendikdasmen menyampaikan, “Salah satu masalah dalam penyelenggaraan pendidikan adalah tentang ketersediaan lahan. Untuk itu, kami berusaha agar realisasi dari pembangunan sarana prasarana fisik dapat dilakukan dengan cara swakelola, supaya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan. Hal ini juga harus dikoordinasikan dengan unsur pemerintah daerah.”

Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah daerah, dan sekolah, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Dengan demikian, SMK dapat terus berperan sebagai lembaga yang mencetak lulusan berkualitas yang siap berkontribusi dalam dunia kerja.

TAGS : Mendikdasmen Abdul Mu`ti Pendidikan Vokasi Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri

Terkini