Dukung Asta Cita, Kementerian PU Dorong Pemerataan Pembangunan Bendungan

M. Habib Saifullah| Senin, 18 Nov 2024 20:05 WIB
Dukung program Asta Cita, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong pemerataan pembangunan bendungan di seluruh Indonesia Salah satu Bendungan di Indonesia, Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong pemerataan pembangunan bendungan, hal ini penting dilakukan untuk mendukung program Asta Cita swasembada pangan, energi, dan air demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan, pihaknya menargetkan swasembada pangan tahun 2028 dan mendorong penerapan energi baru dan terbarukan (EBT). Indeks ketahanan air Indonesia diharapkan mencapai 200 m3/kapita/tahun dengan sebaran yang merata di seluruh Indonesia.

"Pembangunan bendungan yang merata sangat penting untuk optimalisasi penyediaan air irigasi guna mendukung swasembada pangan, energi baru terbarukan, dan pemenuhan kebutuhan air baku untuk ketahanan air," kata Wamen Diana dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Senin (18/11/2024).

Adapun Indonesia saat ini memiliki 259 bendungan yang memberikan layanan irigasi seluas 1.271.415 ha, potensi energi listrik sebanyak 15.628 MW, dan melayani air 59,6 m3/kapita/tahun.

Baca juga :

Hingga tahun 2024, sudah sebanya 187 bendungan yang telah dibangun, ditambah 61 bendungan yang akan diselesaikan dari 2015 hingga 2025, serta tambahan 11 bendungan baru lainnya, sehingga total 259 bendungan.

Namun, sebaran lokasi bendungan tersebut belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Baru sebagian wilayah yang memiliki ketahanan air lebih dari 120 m3/kapita/tahun, sesuai target Visium Kementerian PUPR tahun 2030, sedangkan beberapa wilayah lain masih belum memiliki bendungan.

"Ke depannya kita terus dorong untuk dapat menambah bendungan lagi, terutama di wilayah yang bendungannya masih sedikit seperti di Kalimantan," kata dia.

TAGS : Kementerian PU Asta Cita Pemerataan Pembangunan Bendungan

Terkini