Wamendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Tempat Mengasah Potensi Siswa

Agus Mughni Muttaqin| Minggu, 16 Mar 2025 22:59 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat saat meninjau Implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (Foto: Ist/Humas Kemendikdasmen)

Indonesiainfo.id - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menekankan agar pihak sekolah menggali dan mengembangkan kecerdasan unik setiap siswa. Ia mengatakan bahwa setiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing. 

"[Siswa] ada yang unggul dalam akademik, ada yang berbakat di seni, olahraga, atau keterampilan lainnya. Sekolah harus menjadi tempat yang mendukung dan mengasah potensi itu agar mereka berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya,” ujar Atip dalam siaran pers diterima di Jakarta, Minggu (16/3).

Keterangan tersebut disampaikannya saat meninjau Implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (14/3). Dalam kesempatan itu, Wamen Atip mengapresiasi pengintegrasian pembelajaran berbasis proyek seperti pengelolaan hidroponik untuk meningkatkan keterampilan pertanian modern. 

Ia menyoroti pentingnya pembelajaran yang menyenangkan atau joyful learning. Diharapkan para guru dapat menciptakan suasana belajar yang tidak membuat siswa tertekan, melainkan membangun minat dan semangat mereka dalam memahami materi pelajaran.

Baca juga :

“Tingkat literasi siswa masih tertinggal. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman membaca  menjadi fokus utama, bukan sekadar kemampuan membaca dasar,” kata dia.

Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar  mengasah kemampuan literasi dan numerasi dan tekun mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka untuk melatih kedisiplinan, ketrampilan dan memperkuat pendidikan karakter mereka. 

Menurutnya, pendidikan yang ideal tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Wamen Atip menutup kunjungannya dengan memotivasi para siswa untuk tetap melakukan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan mendoakan para siswa agar bisa masuk ke perguruan tinggi yang dicita-citakan.  

Selanjutnya, Wamen Atip melanjutkan kunjungannya ke SDN 1 Cipadangmanah, Padalarang, sebagai bagian dari upaya pemantauan dan peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Bandung Barat.

Dalam sambutannya, Atip menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia sambil memberikan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan. Ia juga berdiskusi dengan guru untuk terus mencari solusi dalam  menghadapi kendala yang ada di sekolah tersebut.

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail  beserta Wakil Bupati, Asep Ismail yang juga turut mendampingi, menyampaikan terima kasih atas perhatian Kemendikdasmen dalam bidang pendidikan  di Kabupaten Bandung Barat. Ritchie menekankan bahwa sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci seluruh program berjalan dengan baik.

Selama kunjungan, Wamendikdasmen melakukan dialog interaktif dengan para siswa SDN 1 Cipadang Manah. Ia mengajak siswa untuk memahami dan menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat cukup) dalam kehidupan sehari-hari.

TAGS : Wamendikdasmen Atip Latipulhayat Kecerdasan Unik Siswa

Terkini