Kementerian Pariwisata Inisiasi GWB Kawasan Danau Toba

M. Habib Saifullah| Selasa, 06 Mei 2025 17:16 WIB
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menginisiasi aksi gotong-royong dalam melaksanakan “Gerakan Wisata Bersih (GWB)” di kawasan Danau Toba Gerakan Wisata Bersih di Kawasan Danau Toba (Foto: Kemenpar)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menginisiasi aksi gotong-royong dalam melaksanakan “Gerakan Wisata Bersih (GWB)” di kawasan Danau Toba sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab bersama menghadirkan destinasi yang bersih dan lestari menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa dalam sambutannya di Danau Toba, Senin (5/5/2025), mengatakan Gerakan Wisata Bersih menjadi salah satu aksi bersama untuk mengatasi persoalan kebersihan di destinasi wisata.

Aktivasi Gerakan Wisata Bersih di Danau Toba berlangsung di dua titik yakni kawasan Amphiteater Waterfront City Pangururan pada 4 Mei 2025 yang melibatkan kurang lebih 340 peserta dan kawasan Pantai Bebas Parapat pada 5 Mei 2025 yang diikuti sekitar 500 peserta.

Selain kegiatan bersih-bersih, juga ada edukasi lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta penyediaan fasilitas kebersihan.

Baca juga :

“Ini adalah program prioritas dari Kemenpar untuk destinasi-destinasi wisata. Ini merupakan upaya kita dalam mendorong gerakan bersama untuk menjaga kebersihan setiap destinasi wisata," kata Wakil Menteri Ni Luh Puspa.

Kebersihan menjadi salah satu perhatian wisatawan dalam memilih destinasi yang nyaman. Kebersihan juga menjadi tolak ukur dalam indeks kinerja pariwisata atau Travel Tourism Development Index (TTDI).

Peringkat Indonesia dalam TTDI telah berhasil naik 10 peringkat dari 32 ke peringkat 22. Namun salah satu pilar penilaian TTDI lain yakni health dan hygiene, Indonesia masih tergolong rendah. Bahkan di kawasan Asia, nilai Indonesia juga masih di bawah rata-rata.

Melalui program unggulan Kemenpar, Gerakan Wisata Bersih diharapkan dapat memberikan dampak nyata dan jangka panjang terhadap citra dan lingkungan pariwisata Indonesia.

Danau Toba sebagai destinasi prioritas nasional yang juga bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp) memiliki potensi yang harus dijaga keberlanjutannya. Lingkungan yang bersih dan lestari menjadi fondasi utama dalam memberikan kenyamanan wisatawan, memperkuat daya tarik destinasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi bukan hanya sebuah keharusan, melainkan investasi strategis untuk mewujudkan cita-cita besar pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Mudah-mudahan setelah proses aktivasi ini masyarakat lebih sadar tentang wisata, lebih sadar tentang gerakan wisata bersih ini dan ke depan, gotong-royong ini bisa terus berjalan,” kata Ni Luh Puspa.

TAGS : Kementerian Pariwisata GWB Danau Toba

Terkini