
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar (Foto: Humas Kemenko PM)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, menggelar diskusi santai bersama 22 media `homeless`.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan pelaku new media dalam merespons pergeseran lanskap informasi di era digital.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Menko Muhaimin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan adaptasi para pelaku new media yang dinilai mampu bertahan, bertransformasi, dan menjawab kebutuhan lintas generasi di tengah perubahan cepat dunia media.
“Menulis sesuatu dalam waktu yang singkat dan ruang yang terbatas, tidak panjang lebar tetapi menyampaikan sesuatu dengan sangat efektif. Saya sendiri mengagumi berbagai sajian new media ini dan saya sangat apresiasi adaptasi yang dilakukan,” ujar Menko Muhaimin di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Selasa (14/4).
Menko Muhaimin mengakui bahwa kini new media justru menjadi arus utama baru dalam penyebaran informasi yang relevan dan mudah diakses, terutama oleh Gen Z.
Dalam konteks ini, Menko Muhaimin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan new media, khususnya untuk menjangkau generasi muda yang memiliki potensi besar namun sepenuhnya tergarap secara optimal.
“Sehingga saya punya misi yang sangat serius tentang generasi muda, yaitu pemanfaatan potensi Anda (media) semua, untuk masa depan mereka dan masa depan bangsa kita. Justru karena kekuatan yang Anda milikilah, kita mengajak Anda semua untuk berkolaborasi," kata Menko PM.
Lebih lanjut, Menko Muhaimin mengapresiasi komitmen komunitas new media Indonesia dalam menjaga kualitas informasi serta kontribusinya dalam merawat demokrasi melalui penyampaian aspirasi publik secara alternatif.
“Kualitas informasi media baru ini untuk menerjemahkan realitas, menerjemahkan teori, menerjemahkan gagasan, meyakinkan saya bahwa Anda semua berhasil ikut merawat demokrasi kita,” ucap Menko Muhaimin.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Muhaimin juga memaparkan arah kebijakan pemerintah yang kini berfokus pada pergeseran paradigma dari bantuan sosial menuju pemberdayaan masyarakat.
Menko Muhaimin mengajak seluruh media homeless untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengawal efektivitas program-program pemberdayaan, termasuk dalam upaya penanggulangan kemiskinan lintas sektor.
“Kita punya program di berbagai kementerian, kita kolaborasi dengan teman-teman semua dan saya berharap new media ini bisa menjadi jembatan yang efektif bagi tugas dan kewajiban pemerintah, khususnya mendorong suksesnya pemberdayaan masyarakat sehingga setiap anggaran yang keluar akan efektif,” kata Menko PM.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah dan ekosistem media baru dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta memperkuat demokrasi di Indonesia.
TAGS : Menko Muhaimin Media Homeless