
Bank Negara Indonesia (BNI). (Foto: twitter)
Jakarta, Indonesiainfo.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melanjutkan program pembelian kembali saham (buyback) hingga 26 Oktober 2026.
Aksi korporasi ini dijalankan dengan mempertimbangkan perkembangan pasar modal, kepentingan pemegang saham, serta kemampuan permodalan perusahaan.
Program buyback tersebut sebelumnya telah diumumkan melalui keterbukaan informasi pada Juli 2026.
BNI menyatakan pelaksanaannya dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, keputusan tersebut didukung keyakinan perseroan terhadap kondisi fundamental dan prospek bisnis ke depan.
“Langkah ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental dan prospek bisnis BNI yang tetap kuat. Pelaksanaan buyback dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kecukupan permodalan perseroan, serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik,” kata Okki.
Di tengah pelaksanaan aksi korporasi tersebut, BNI mencatat pertumbuhan kinerja bisnis hingga Agustus 2026. Total aset perseroan mencapai Rp1.434,1 triliun, meningkat 24,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Penyaluran kredit juga tumbuh 27,1 persen yoy menjadi Rp977,2 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) naik 29,4 persen yoy menjadi Rp1.124,7 triliun.
Dari sisi pendapatan, BNI membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp28,9 triliun atau tumbuh 14,3 persen yoy.
Adapun laba bersih perseroan mencapai Rp14,33 triliun, meningkat 6,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut menjadi salah satu landasan bagi perseroan dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan bisnis.
BNI menyatakan keputusan terkait buyback tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan pemegang saham, kebutuhan ekspansi usaha, dan kecukupan modal.
Okki pun menegaskan, BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara kepentingan pemegang saham dan kebutuhan pengembangan bisnis perseroan.
“Dengan fundamental perseroan yang tetap kuat serta didukung kondisi makroekonomi yang kondusif, kami optimistis dapat terus menjaga pertumbuhan bisnis dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan, dengan semangat Melayani Sepenuh Hati," kata Okki.
TAGS : Info Bank BNI Okki Rushartomo Pembelian Saham Kembali