Nadiem Minta Perguruan Tinggi Terus Beradaptasi, Hadapi Digitalisasi

Syafira| Rabu, 29 Nov 2023 11:17 WIB
Nadiem Minta Perguruan Tinggi Terus Beradaptasi, Hadapi Digitalisasi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim (Foto: Youtube Kemendikbud RI)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, saat ini dunia bergerak cepat seiring perkembangan teknologi, pergeseran demografi, pertumbuhan ekonomi, serta perubahan dinamika sosial dan budaya.

Karenanya, lanjut nadiem, perubahan-perubahan itu menuntut seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mampu beradaptasi, demi lahirnya sumber daya manusia unggul dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Hal tersebut, disampaikan Nadiem saat membuka Simposium Nasional Digitalisasi Perguruan Tinggi Nadhlatul Ulama (PTNU), bertajuk `Transformasi Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi` itu digelar di Jakarta pada Selasa (28/11) kemarin.

"Alhamdulillah, upaya kampus-kampus di Indonesia, termasuk yang berada di bawah naungan NU, untuk melahirkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi tampak semakin nyata berkat terobosan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)," ujarnya.

Baca juga :

Hanya dalam waktu empat tahun, lanjut Nadiem, Kemdikbudristek berhasil mengirim 950 ribu lebih mahasiswa Indonesia untuk belajar dan berkarya di luar kampus.

"Dan berdasarkan hasil survei kami, para mahasiswa yang telah mengikuti program MBKM memiliki waktu tunggu kerja yang lebih singkat serta gaji pertama yang lebih tinggi dari rata-rata nasional. Hal ini menunjukkan kebermanfaatan yang luar biasa dari program-program MBKM," ujar dia.

Mendikbudristek juga turut mengucapkan apresiasi kepada para pimpinan dan seluruh sivitas akademika perguruan tinggi NU yang telah mendorong para mahasiswa mengikuti program Kampus Merdeka.

Dia optimistis para mahasiswa alumni Kampus Merdeka akan menjadi cikal bakal pemimpin masa depan, yang akan membawa perubahan besar bagi kemajuan peradaban bangsa.

"Besar harapan saya agar Simposium Perguruan Tinggi NU se-Indonesia dapat melahirkan rekomendasi dan kerja nyata yang akan mengakselerasi transformasi sistem pendidikan tinggi Indonesia dengan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Simposium PTNU, Luthfi Hamidi, menyampaikan tujuan utama dari penyelenggaraan simposium ini ialah menyatukan tekad seluruh unsur pendidikan tinggi NU untuk semakin berkembang.

"Menjadikan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama benar-benar sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh bangsa ini untuk membangun peradaban dunia," jelas Luthfi.

Luthfi menyebut terdapat 32 rektor perguruan tinggi keagamaan negeri dan perguruan tinggi yang siap menjadi bapak asuh untuk bersama-sama dengan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama untuk mengembangkan kualitas mutu pendidikan di wilayah masing-masing.

"Mulai dari Aceh sampai Papua, kemudian juga hadir unsur yang sangat berperan dalam pengembangan PT NU yakni 29 perguruan tinggi Nahdlatul Ulama milik jam`iyah Nahdlatul Ulama yang akan bersinergi. Kemudian hari ini oleh 92 perguruan tinggi Nahdlatul Ulama milik jamaah NU yang juga siap untuk bersinergi dan berkolaborasi," ungkap Luthfi.

TAGS : Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim PTNU Nahdlatul Ulama Digitalisasi Pendidikan

Terkini