
Jemaah haji
Jakarta, Indonesiainfo - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggunakan sejumlah inovasi untuk terus menekan angka kematian jemaah haji. Salah satunya, pemberian tanda pengenal yang dilengkapi dengan QR Code.
“QR Code itu kalau di-scan, isinya informasi tentang riwayat ringkas kesehatan jemaah haji tersebut,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI Liliek Marhaendro Susilo, seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes, Jumat (17/5/2024).
“Ada nama, tanggal lahir, usia. Kemudian, kalau dia pernah sakit, sakitnya apa. Kalau dia sudah minum obat, obat apa yang diminum rutin. Sudah divaksinasi apa saja, punya alergi apa,” ujar dia.
Penggunaan QR Code merupakan bagian dari penyediaan ringkasan riwayat kesehatan jemaah haji yang dikenal dengan istilah International Patient Summary (IPS). Penerapan IPS merupakan permintaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Arab Saudi.
Dengan adanya kelengkapan tersebut yang dapat diakses langsung melalui QR Code, diharapkan dapat memberikan penanganan yang cepat dan tepat jika jemaah yang bersangkutan sakit.
“Dengan data itu, kami harapkan kalaupun ada jemaah sakit di rumah sakit Arab Saudi, QR Code di-scan sehingga nanti di sana bisa memberikan terapinya lebih tepat. Jadi, tidak menebak-nebak obat yang dikasih apa,” ujar Liliek.
Upaya selanjutnya untuk menekan angka kematian jemaah haji adalah pengetatan asesmen dan Istitha’ah kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mengukur aspek kesehatan, baik fisik maupun mental.
“Misalnya, dulu kalau sakit jantung atau gagal ginjal stadium 5, tidak boleh berangkat. Sekarang, stadium 4 tidak boleh berangkat. Dulu, gula darah orang yang diabetes, kami pakai kriteria yang sangat longgar. Sekarang diketatkan, HbA1c atau cek gula darahnya mesti 8 persen, kalau lebih dari itu tidak boleh berangkat,” kata Liliek.
Penerapan kebijakan ini tidak lain untuk mengurangi kasus kematian jemaah haji. Belajar dari pengalaman pada 2023, jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal mencapai 774 orang dengan mayoritas kelompok usia lanjut usia (lansia).
TAGS : angka kematian jemaah haji International Patient Summary