
Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes soroti pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran Unair (Foto: Dok. DPR RI)
INDONESIAINFO.ID - Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes menyoroti pemberhentian Prof. Budi Santoso sebagai Dekan di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair).
Pemberhentian ini diduga karena kritik yang dilontarkannya, yang menolak kebijakan didatangkannya dokter asing ke Indonesia sebagaimana aturan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, di Forum Komunikasi Tenaga Kesehatan, pada Mei 2024 lalu sempat menyatakan, kehadiran dokter asing di Indonesia merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, melalui transfer of knowledge.
"Jika benar pemberhentian Prof. Budi disebabkan oleh kritiknya, maka tamatlah kebebasan menyampaikan berpendapat atau kritik di kampus-kampus kita," ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/7/2024).
"Bukan tidak mungkin, bila hal ini dibiarkan, kampus-kampus kita akan menjadi kerdil, tak ada lagi para akademisi, guru besar yang mau menyampaikan pikiran-pikiran kritis mereka. Kampus Merdeka hanya nama belaka," kata Fahmi.
Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) harus semakin menggalakkan program mutu pendidikan Fakultas Kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta seluruh Indonesia.
"Seharusnya, pemerintah juga menyediakan anggaran yang memadai bagi pendidikan kedokteran negeri dan swasta, dalam upaya mempercepat pengadaan dokter umum yang berkualitas di seluruh daerah," ujar Politisi Fraksi PKS tersebut.
Lebih lanjut, Fahmi mengatakan, dengan mendatangkan dokter asing tentu menuai kontroversi dan mengancam eksistensi dokter-dokter dalam negeri.
"Kebijakan tersebut malah menyiratkan ketidakpercayaan pemerintah terhadap kemampuan dokter-dokter lulusan Fakultas Kedokteran perguruan tinggi dalam negeri," ujar Fahmi.
Dekan FK Unair, Prof. Budi Santoso, diberhentikan dari jabatannya sejak Rabu, (3/7/2024). Pencopotan jabatan itu diduga atas pernyataannya yang menolak kebijakan dokter asing di Indonesia di sejumlah media beberapa hari sebelumnya.
TAGS : Fahmi Alaydroes Dekan FK Unair Dokter Asing