
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah untuk memasifkan gerakan menanam cabai (Foto: Dok. Humas Kemendagri)
INDONESIAINFO.ID - Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) agar memasifkan gerakan menanam komoditas cabai, khususnya cabai rawit.
Hal ini dilandasi akibat terjadinya kenaikan harga pada minggu keempat Juli 2024 dan minggu pertama Agustus 2024
"Kita selalu berusaha mengatasi cabai, kami ingatkan kembali karena baru beberapa daerah yang melaporkan menanam cabai, sementara masyarakatnya pemakan cabai berat," ujar Tomsi di Jakarta, Senin (5/8/2024).
Lebih lanjut, Tomsi mengatakan, meski inflasi relatif terkendali, kenaikan harga cabai masih sulit dikendalikan. Padahal cabai seperti jenis cabai rawit sangat mudah ditanam.
"Kita bisa mengatasi yang lain, tapi cabai rawit masih belum bisa," ujar dia.
Berdasarkan data, per (5/8/2024), Tomsi mengatakan, dari 514 kabupaten/kota baru 291 kabupaten/kota yang melakukan pencanangan gerakan menanam. Angka itu juga tak berubah sejak (29/8/2024).
"Artinya masih banyak kabupaten/kota yang tidak mencanangkan gerakan menanam, khususnya yang berkaitan tadi khususnya masalah cabai," kata Tomsi.
Di lain sisi, Tomsi juga memberikan atensi terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Dia mengatakan, masih banyak daerah yang realisasi pendapatannya masih rendah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
Hal ini perlu menjadi perhatian kepala daerah agar terus berupaya meningkatkan pendapatan. Dirinya mengapresiasi Pemda yang realisasi pendapatannya terbilang tinggi.
Selain pendapatan, Tomsi juga menyoroti realisasi belanja daerah yang tak sedikit masih rendah. Dia menekankan, rendahnya realisasi belanja akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi lantaran sedikitnya uang yang beredar di masyarakat.
"Kita berharap realisasi belanja ini bisa disesuaikan dengan bulannya," ujar Tomsi.
TAGS : Kementerian Dalam Negeri Komoditas Cabai Tomsi Tohir