PTP Nonpetikemas Dukung Hilirisasi Mineral di Kalimantan Barat

Agus Mughni Muttaqin| Minggu, 06 Okt 2024 15:31 WIB
Direktur Utama PTP Non Petikemas Indra Hidayat Sani menuturkan, sebagai operator pelabuhan multipurpose, PTP Nonpetikemas berkomitmen penuh dalam mendukung Proyek Strategis Nasional, termasuk proyek hilirisasi mineral seperti SGAR PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) menyebut siap mendukung pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) proyek strategis nasional (PSN) di Terminal Kijing, Kalimantan Barat (Foto: Kementerian BUMN)

Indonesiinf.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) menyebut siap mendukung pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) di Terminal Kijing, Kalimantan Barat.

Direktur Utama PTP Non Petikemas Indra Hidayat Sani menuturkan, sebagai operator pelabuhan multipurpose, PTP Nonpetikemas berkomitmen penuh dalam mendukung Proyek Strategis Nasional, termasuk proyek hilirisasi mineral seperti SGAR.

"PTP Nonpetikemas siap mendukung industrialisasi nasional melalui layanan pelabuhan yang andal dan efisien," ujar Indra dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Kementerian BUMN pada Minggu (6/10).

"PTP Nonpetikemas Branch Pontianak Terminal Kijing berkomitmen meningkatkan pelayanan melalui transformasi operasional, termasuk penerapan Pelindo Terminal Operation System-Multipurpose (PTOS-M),” sambung Indra.

Baca juga :

Indra menambahkan bahwa transformasi operasional yang dilakukan PTP Nonpetikemas tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan keselamatan dan keamanan operasional di Terminal Kijing.

"Kami terus berinovasi dengan menerapkan enam pilar reformasi kepelabuhanan yang mencakup Proses Bisnis, SDM, Teknologi, Peralatan, Infrastruktur, dan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa semua aktivitas operasional berjalan lancar dan aman," jelasnya.

Injeksi bauksit perdana ke SGAR ini merupakan langkah penting menuju pengoperasian penuh smelter yang dijadwalkan pada Oktober 2024.

Indra menuturkan, PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dalam mendukung operasional SGAR dan proyek hilirisasi lainnya guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Hal itu dilakukan melalui penambahan peralatan bongkar muat secara bertahap, penambahan sumber daya manusia dan peningkatan kompetensinya, penggunaan Pelindo Terminal Operation System Multipurpose (PTOSM) untuk pelayanan operasional dan melakukan transformasi standar pelayanan operasional.

Sebagai informasi, disebutkan saat ini, jumlah peralatan bongkar muat yang dioperasikan oleh PTP Nonpetikemas di Terminal Kijing adalah sebanyak 5 Unit Mobile Crane, 3 Unit Excavator, 2 Unit Wheel Loader, 1 Unit Mobile Conveyor, 2 Unit Forklit, 1 unit mini excavator, 4 unit hopper, 6 unit grabs, dab peralatan pendungkung bongkar muat lainnya.

Peralatan bongkar muat tersebut akan diterus dilakukan penambahan secara bertahap, dimana dalam waktu dekat akan dilakukan penambahan 2 unit Mobile Crane dan 2 Unit Harbour Mobile Crane.

Tak hanya itu, dilakukan juga penambahan peralatan pendukung bongkar muatnya sehingga dapat mengakomodir kegiatan SGAR PT BAI dan customer lainnya yang menggunakan Terminal Kijing.

 

TAGS : PTP Nonpetikemas Hilirisasi Mineral Smelter Grade Alumina Kalimantan Barat

Terkini