KemenKopUKM Akan Revitalisasi Pasar Tradisional Binjai Hulu Kalbar

M. Habib Saifullah| Senin, 07 Okt 2024 14:35 WIB
KemenKopUKM akan merevitalisasi Pasar Tradisional Binjai Hulu di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Desain layout pasar Sintang Kalimantan Barat (Foto: Dok. KemenKopUKM)

INDONESIAINFO.ID - Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) Ahmad Zabadi melakukan peletakan batu pertama proyek revitalisasi pasar tradisional di Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (05/10/2024).

Deputi Ahmad Zabadi mengatakan, proyek revitalisasi pasar ini menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara.

"Revitalisasi pasar tradisional ini bisa menjadi kesempatan baik bagi pedagang untuk mengembang usahanya, apalagi pasar ini nantinya akan dikelola oleh koperasi," kata Ahmad Zabadi.

Dukungan KemenKopUKM dalam revitalisasi pasar ini berupa pemberian dana bantuan Rp1,5 miliar dalam bentuk Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) untuk membangun 13 kios dan 25 los bagi 38 pedagang yang ditargetkan dapat selesai di akhir tahun 2024.

Baca juga :

Proyek pembangunan revitalisasi pasar di Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, ini mendapat dukungan sehingga ada anggaran tambahan dari pemerintah daerah sebesar Rp1 miliar.

Maka dengan total dana yang disiapkan sebesar Rp2,5 miliar, Ahmad Zabadi optimistis pasar tersebut sangat mumpuni untuk mewadahi para pedagang dalam memasarkan produknya dan menyediakan kebutuhan masyarakat sekitar.

Ahmad Zabadi berpesan agar dalam pengelolaan pasar nanti, Koperasi Produsen Alam Berkah Mandiri benar-benar menjadi offtaker yang mampu menjembatani kebutuhan para anggotanya yang merupakan pedagang kecil.

Selain itu koperasi juga diharapkan bisa mengelola pasar dengan baik terutama dari sisi kebersihan, sehingga anggapan pasar tradisional yang kumuh dapat dihilangkan.

"Pengelolaan pasar ini dilakukan oleh koperasi tujuannya agar pedagang dalam pengembangan usaha dapat didukung oleh koperasi, misalnya untuk akses sumber daya yang produktif, akses pembiayaan, hingga akses bahan barang dagangan yang lebih kompetitif," ujar Ahmad.

Sampai sejauh ini, program pembangunan revitalisasi pasar di daerah 3T yang sudah dilakukan oleh KemenKopUKM mencakup beberapa wilayah di antaranya di Biak Numfor, Sumba Barat, Ternate Maluku Utara, dan Malinau Kalimantan Utara.

TAGS : KemenKopUKM Ahmad Zabadi Pasar Tradisional Binjai Hulu

Terkini