Wapres Sebut Potensi Besar Pengembangan Kopi Belum Tergarap Maksimal

Agus Mughni Muttaqin| Minggu, 13 Okt 2024 23:32 WIB
Wapres Sebut Potensi Besar Pengembangan Kopi Bogor Belum Tergarap Maksimal Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma`ruf Amin memberi keterangan pers terkait pengembangan kopi wilayah Bogor, Jawa Barat (Foto: Wapres.go.id)

Indonesiainfo.id - Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menyatakan bahwa wilayah Bogor, Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan kopi. Saat ini, lebih dari 400 hektare lahan telah digunakan untuk budidaya kopi, namun hasil yang diperoleh belum optimal.

“Kopi ini sebenarnya pasarnya cukup bagus tapi karena pemeliharaannya kopi ini kurang bagus, maka kemudian juga hasilnya tidak begitu bagus,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip pada Minggu (13/10).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Wapres mendorong agar pemerintah daerah setempat bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) di Jember, Jawa Timur, guna mendukung pengembangan bibit kopi unggul.

“Kita [perlu] menarik lembaga penelitian kopi dan kakao pusat, punya pemerintah di Jember. Kita bisa libatkan mereka,” ujarnya.

Baca juga :

Wapres menambahkan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan persilangan bibit kopi untuk menghasilkan varietas unggul, sehingga panen petani bisa meningkat secara signifikan.

“Nah, nanti kopi yang jelek-jelek itu akan distek dengan kopi yang baik. Nanti akan melahirkan kopi yang baik. Karena itu, kita harapkan nanti penghasilan petani akan naik dan orang akan bergairah lagi menanam kopi,” terangnya.

Selain melibatkan lembaga penelitian, Wapres juga berharap pesantren turut mengambil peran dalam pengembangan kopi, terutama dalam pemanfaatan lahan tidur yang belum produktif.

“Semua lahan tidur akan kita aktifkan, yang kita bisa mungkin sekitar 200-300 hektare [dari 400 hektare lahan yang ada] itu akan kita kerjasamakan bersama dengan pemerintah daerah. Dan sisanya yang masih belum, kita juga akan kerjasamakan, dan pesantren akan mengambil peran,” ujarnya.

Sebelumnya, Wapres menanam pohon kopi Robusta (Coffea canephora) secara simbolis di Bukit Al-Amin, Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penanaman ini menandai dukungan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kopi berkelanjutan melalui model Perhutanan Sosial dan agroforestri di kawasan Gunung Pakuan, yang dikenal sebagai pusat budi daya kopi Robusta.

Dalam kesempatan itu, Wapres menyampaikan bahwa penanaman kopi ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan di sekitar Pondok Pesantren Darul Amin, yang akan segera dibangun di wilayah tersebut.

TAGS : Wakil Presiden Ma`ruf Amin Pengembangan Kopi Budidaya kopi

Terkini