World Peace Forum, JK Tegaskan Inti Kehidupan Adalah Kedamaian

Vaza Diva Fadhilah Akbar| Senin, 10 Nov 2025 12:55 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa esensi kehidupan manusia, khususnya umat beragama, adalah kedamaian. Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, melakukan konferensi pers usai acara World Peace Forum (WPF) ke-9 yang digelar di Gedung Nusantara V DPR RI (Foto: Vaza/Indonesiainfo.id)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa esensi kehidupan manusia, khususnya umat beragama, adalah kedamaian.

Hal itu disampaikan dalam World Peace Forum (WPF) ke-9 yang digelar di Gedung Nusantara V DPR RI, pada Senin (9/11).

Dalam forum yang dihadiri para tokoh lintas agama dan negara tersebut, Jusuf Kalla menyoroti pentingnya menghidupkan semangat damai dalam kehidupan sehari-hari.

"Setiap hari kita mengucapkan salam berkali-kali, Assalamu’alaikum, yang artinya doa kedamaian. Itu menunjukkan bahwa inti kehidupan kita adalah damai,” ujar JK.

Baca juga :

Ia menambahkan, melalui kebiasaan umat yang selalu menebar salam, semangat perdamaian harus diwujudkan tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan nyata, baik di tingkat nasional maupun global.

“Tidak ada orang yang berpikir untuk perang atau jadi korban perang. Maka dari itu, Indonesia harus memberi spirit dan menjadi pelopor dalam mewujudkan perdamaian dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Chairman of the Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) World Peace Forum, M. Din Syamsuddin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan gerakan moral yang telah berlangsung sejak 2006 dan digelar setiap dua tahun sekali. Tahun ini, forum memasuki penyelenggaraan ke-9.

“Kami bukan pemerintah atau negara. WPF adalah gerakan moral dari para pencinta dan pencipta perdamaian dunia,” kata Din.

Mengusung tema `One Humanity, One Destiny, One Responsibility`, forum ini mempertemukan tokoh-tokoh lintas agama, bangsa, dan profesi untuk mengarusutamakan pentingnya moderasi dan kerja sama global.

“Kami mengedepankan jalan tengah, the middle path, yang dalam Islam disebut wasatiyah. Prinsip moderasi ini juga sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal, termasuk ajaran Tionghoa kuno tentang harmoni dan kesejahteraan bersama,” tutur Din.

Forum ini diharapkan menjadi wadah dialog dan kolaborasi global dalam memperkuat semangat perdamaian, keadilan, serta kesejahteraan dunia melalui pendekatan moral dan kemanusiaan lintas batas.

TAGS : Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla World Peace Forum M. Din Syamsuddin

Terkini