Prabowo Tugaskan Luhut Bantu Digitalisasi Sistem Perekonomian Nasional

Agus Mughni Muttaqin| Senin, 21 Okt 2024 18:30 WIB
Luhut mengemukakan perannya dalam memimpin Dewan Ekonomi Nasional ialah membantu peran pemerintah mendigitalisasi sistem perekonomian nasional agar menjadi lebih efisien. Luhut Binsar Pandjaitan dilantik jadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (Foto istimewa)

Indonesiainfo.id - Presiden Prabowo Subianto telah melantik Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional pada Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Luhut dilantik Prabowo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 139/P Tahun 2024 tanggal 20 Oktober 2024.

Luhut mengemukakan perannya dalam memimpin Dewan Ekonomi Nasional ialah membantu peran pemerintah mendigitalisasi sistem perekonomian nasional agar menjadi lebih efisien.

"Bapak Presiden Prabowo meminta membantu untuk tata kelola kita lebih baik, karena tata kelola itu dengan digitalisasi saya kira itu bisa membuat kita lebih efisien," katanya seusai pelantikan tersebut di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, seperti dikutip Antara.

Baca juga :

Luhut berharap kehadiran Dewan Ekonomi Nasional dalam komposisi kabinet pemerintahan sekarang dapat menopang Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (Simbara) Kementerian/Lembaga.

"Jadi, soft of revenue kita seperti e-catalog, Simbara, Simbara nikel Simbara untuk kelapa sawit dan juga government technology itu menjadi target Presiden Prabowo," katanya.

Dikatakan Luhut, digitalisasi sistem perekonomian nasional merupakan bagian dari program quick win Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Dewan Ekonomi Nasional, kata Luhut, menargetkan realisasi penyempurnaan sistem digitalisasi ekonomi dalam durasi kerja 1 hingga 2 tahun ke depan.

"Saya kira e-catalog versi 6, saya kira sudah dilanjutkan oleh beliau segera. Tentu akan membuat 85 persen lebih government procurement akan lebih baik," katanya.

TAGS : Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto Luhut Binsar Pandjaitan Digitalisasi Perekonomian

Terkini