Menteri Trenggono Sebut akan Tancap Gas Implementasikan Ekonomi Biru

M. Habib Saifullah| Selasa, 22 Okt 2024 15:35 WIB
Periode kedua, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebut akan tancap gas implementasikan program ekonomi biru Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebut akan tancap gas implementasikan program ekonomi biru (Foto: Dok. KKP)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, akan tancap gas mengimplementasikan lima program ekonomi biru di periode kedua kepemimpinannya, untuk mendukung visi-misi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menteri Trenggono saat ini kembali dipercaya mengurusi sektor kelautan dan perikanan pada Kabinet Merah Putih, yang baru saja disahkan oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Senin (21/10/2024) kemarin.

"Alhamdulillah saya mendapat kepercayaan kembali, mudah-mudahan ini tidat sulit. Kalau kita umpamakan mau balapan, kita ini udah start engine, sekarang tinggal melaju untuk mencapai yang dicita-citakan," ujar Menteri Trenggono dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Selasa (22/10/2024).

Ekonomi biru sendiri telah menjadi bagian dari misi Astacita yang diusung pemerintah Prabowo-Gibran hingga lima tahun ke depan, untuk memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa.

Baca juga :

Sektor kelautan dan perikanan dinilai potensial menopang kemandirian ketahanan pangan dan menyokong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Trenggono menyampaikan, program ekonomi biru yang akan digenjot ialah perluasan kawasan konservasi laut, penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur, pembangunan budidaya berkelanjutan di pesisir, laut, dan darat.

Serta pengawasan dan pengendalian pesisir dan pulau-pulau kecil, dan penanganan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan Bulan Cinta Laut.

Adaun sebagian program ekonomi biru sudah diimplementasikan pada periode pertama kepemimpinannya. Diantaranya melalui pembangunan modeling penangkapan ikan terukur, modeling budidaya udang, rumput laut, serta lobster.

Kemudian penataan hasil sedimentasi, program Bulan Cinta Laut, hingga penyusunan Ocean Big Data sebagai instrumen digital yang berfungsi mengawasi serta mengukur dampak dan manfaat semua kegiatan di ruang laut.

"Indonesia harus bisa jadi juara di sektor perikanan sebagai kontribusi kita untuk ketahanan pangan. Perikanan Alhamdulillah sudah surplus tapi harus diakui kita belum hebat," kata dia.

Pada periode kedua, Trenggono memastikan program kerja yang sudah jalan tadi akan diperkuat dengan program lainnya seperti pembangunan tambak udang modern seluas 2.000 hektare di Waingapu.

Serta pengembangan budidaya tuna di Papua, hilirisasi rumput laut, peningkatan kualitas mutu hasil perikanan, hingga program-program yang berkaitan dengan pemeliharan kawasan konservasi laut.

"Kapal harus melaju cepat karena banyak masyarakat Indonesia yang ada di dalam kapal yang harus kita perjuangkan hidupnya," ujar Menteri Trenggono.

TAGS : Ekonomi Biru Sakti Wahyu Trenggono Prabowo-Gibran

Terkini