Bapanas Pastikan Anggur Muscat di Indonesia Aman Dikonsumsi

M. Habib Saifullah| Senin, 04 Nov 2024 20:05 WIB
Bapanas memastikan, anggur muscat yang beredar di Indonesia bebas dari pestisida dan aman dikonsumsi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (tengah) sebut anggur shine muscat di Indonesia aman dikonsumsi (Foto: Dok. Ist)

INDONESIAINFO.ID - Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan ditemuakannya kandungan residu kimia berbahaya pada buah anggur shine muscat di Thailand. 

Menanggapi hal tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Badan Karantina Indonesia (Barantin), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan uji sampling terhadap anggur muscat yang beredar di Indonesia.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, berdasarkan hasil uji cepat residu pestisida terhadap 350 sampel anggur muscat, diketahui bahwa 90 persen sampel menunjukkan hasil negatif dan 10 persen terdeteksi positif dengan kadar rendah.

"Hasilnya terdeteksi 219 senyawa negatif dan 21 senyawa mengandung residu pestisida namun masih jauh di bawah Batas Maksimum Residu (BMR)," kata Arief dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (4/11/2024).

Baca juga :

Meski demikian, Kepala Bapanas tetap mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa melakukan pencucian anggur sebelum dikonsumsi, untuk menhindari kemungkinan resiko adanya bahan residu atau cat berbahaya lainnya.

Selain itu, Arief juga mendorong masyarakat untuk beralih menuju anggur buah-buahan lokal yang sudah banyak diproduksi di dalam negeri yang tidak kalah dengan buah-buahan produksi luar negeri.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.

"Jadi kita imbau kepada masyarakat untuk bisa sama-sama mengkonsumsi pangan lokal," ujar Kepala Bapanas.

Sebelumnya penemuan anggur shine muscat yang mengandung pestisida melebihi batas aman telah memicu kekhawatiran global, khususnya negara-negara yang mengimpor anggur muscat dari China.

Akibat dari penemuan ini, membuat para pedagang di Thailand mengalami kerugian besar karena masyarakat mulai menghindari mengonsumsi anggur jenis ini, bahkan beberapa pedagang membuang stok anggur muscat.

TAGS : Anggur Shine Muscat Bapanas Arief Prasetyo Adi

Terkini