Pemprov Jakarta Siap Jalankan Intruksi Penghematan Anggaran Daerah

M. Habib Saifullah| Senin, 27 Jan 2025 19:38 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjalankan Instruksi Presiden soal Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi (Foto: Antara/Ho-Pemprov DKI Jakarta)

INDONESIAINFO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakn, turunan inpres tersebut telah disiapkan dan saat ini tengah dirancang dalam bentuk draf instruksi gubernur (ingub).

"Kami selaku pemerintah daerah yang merupakan bagian dari pemerintah nasional, pastinya mendukung Inpres tersebut," kata Teguh di Jakarta, Senin (27/1/2025).

Inpres itu juga akan ditindaklanjuti dengan aturan turunan berupa ingub dan saat ini sudah dalam bentuk draf. "Insya Allah, semuanya akan selesai sesuai jadwal dan segera bisa diimplementasikan," kata dia.

Baca juga :

Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mencermati anggaran yang berpotensi untuk dihemat. Komunikasi intensif dengan tim transisi gubernur dan wakil gubernur terpilih juga terus dilakukan.

Yang terpenting, kata Teguh, adalah mendukung program-program prioritas dari gubernur dan wakil gubernur terpilih yang segera dilantik dan mendukung program-program nasional lainnya.

“Karena saat ini sedang menghitung hari menuju pelantikan,” ujar Teguh.

Terkait penerbitan ingub, Teguh menerangkan bahwa kepastian jumlah anggaran yang akan dihemat sedang disiapkan dan akan dioptimalkan dengan sebaik mungkin.

“Ingub ini lebih kepada pengaturan Standar Operasional Prosedur (SOP). Jadi, belum sampai pada tahap penghitungan anggaran secara detail," kata dia.

Ingub hanya merupakan prosedur awal. "Kalau proses ini bisa saya selesaikan, saya pikir itu akan sangat membantu,” ujar Teguh.

Teguh menegaskan, pemetaan untuk menentukan anggaran mana saja yang akan dihemat dilakukan dengan proses pengecekan secara menyeluruh, baik dari sisi alokasi maupun sumber anggaran. Alokasi anggaran yang akan dihemat ini masih dipetakan.

"Apakah itu dari perjalanan dinas (perdin) atau mungkin dari rapat-rapat tertentu dan sebagainya masih dicermati agar selaras dengan arahan pemerintah pusat dan apa yang nanti tertuang di ingub," kata Teguh. (ANTARA)

TAGS : Pemprov DKI Jakarta Penghematan Anggaran Inpres No 1 2025

Terkini