Indonesia dan Yordania Kolaborasi Perkuat Pendidikan hingga Wakaf

Agus Mughni Muttaqin| Rabu, 16 Apr 2025 14:43 WIB
Kementerian Agama Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan dua Kementerian Kerajaan Yordania terkait penguatan program pendidikan, urusan Islam, dan wakaf. Penandatangan MoU Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan Menteri Yordania, yang disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subiyanto dan Raja Abdullah II selaku pemimpin Kerajaan Yordania (Foto: Kemenag)

Indonesiainfo.id - Kementerian Agama Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan dua Kementerian Kerajaan Yordania terkait penguatan program pendidikan, urusan Islam, dan wakaf. Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan MoU yang disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subiyanto dan Raja Abdullah II selaku pemimpin Kerajaan Yordania.

MoU yang ditandatangani berkenaan dengan Nota kesepahaman bidang pendidikan ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dan Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Kerajaan Yordania Azmi Mahafzah. Sementara MoU bidang urusan agama dan wakaf ditandatangani Menag RI bersama dengan Menteri Wakaf, Urusan Islam, dan Tempat Suci Yordania Mohammad Al-Khalaileh.

“Kami bersepakat dengan Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Kerajaan Yordania untuk meningkatkan kerja sama dua negara di bidang pendidikan, baik dalam studi sarjana dan pascasarjana, double degree, maupun shortcourse,” kata Menag di Yordania, Senin (14/4/2025).

“Sinergi juga kita perkuat dalam riset dan pengabdian masyarakat, pengembangan lembaga pendidikan, dan mutual recognition,” sambungnya.

Baca juga :

Kedua pihak, kata Menag, juga akan bersinergi dalam pertukaran guru besar, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan santri. Ada juga pelatihan singkat penyegaran bahasa Arab dan Studi Islam bagi dosen dan tenaga kependidikan.

“Sinergi dua pihak kini juga mencakup pertukaran beasiswa di semua jenjang pendidikan untuk dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, pelajar, dan santri,” tegas Menag.

“Kita akan segera membentuk komite bersama yang akan melakukan rapat teknis secara berkala untuk menindaklanjuti pelaksanaan sinergi ini,” kata Menag.

Di bidang urusan agama dan wakaf, Menag Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pihaknya sepakat dengan Menteri Wakaf, Urusan Islam, dan Tempat Suci Yordania Mohammad Al-Khalaileh untuk melakukan penguatan pada sembilan program.Peprtama, pertukaran pengalaman dan berbagi praktik terbaik di bidang moderasi beragama, dan pencegahan ekstremisme berbasis agama.

Kemudian, pertukaran informasi, pengalaman, dan praktik terbaik warisan seni budaya dan manuskrip keagamaan. Serta pertukaran informasi, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengelolaan masjid dan pemberdayaan umat.

Ketiga, pertukaran tokoh agama, ulama, penceramah, dan imam masjid. Keempat, pembangun dialog antara agama dan budaya. Keenam, peningkatan partisipasi qari dan hakim dalam musabaqah Al-Qur`an dan As-Sunnah.

Ketujuh, Pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang zakat dan wakaf. Kedelapan, memberikan beasiswa pendidikan dan pelatihan bagi ulama, pendakwah, dan nadhir.

Terakhir, memperkenalkan akta Amman melalui partisipasi internasional yang diselenggarakan di Amman serta memperkenalkan Deklarasi Istiqlal melalui partisipasi internasional yang diselenggarakan di Jakarta.

Kementerian Agama RI dan Kementerian Urusan Agama dan Wakaf Yordania juga sepakat akan membentuk komite bersama yang akan bertemu secara berkala untuk menindaklanjuti MoU ini,” kata Nasaruddin.

TAGS : Kementerian Agama Kerja Sama Indonesia Yordania Pendidikan Wakaf

Terkini