Menaker Sebut Hubungan Industrial Harmonis Kunci Ketenagakerjaan Sehat

M. Habib Saifullah| Jum'at, 08 Agu 2025 12:55 WIB
Menaker Yassierli menegaskan hubungan industrial yang harmonis dalam sebuah perusahaan merupakan elemen kunci dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat Menaker Yassierli (Foto Ist)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan bahwa hubungan industrial yang harmonis dalam sebuah perusahaan merupakan elemen kunci dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat.

Yassierli mengatakan berbagai tantangan ketenagakerjaan saat ini sering kali berakar dari persoalan hubungan industrial yang belum ideal.

"Kalau hubungan industrial harmonis, maka akan tercipta budaya kerja yang transformatif, di mana buruh dan pengusaha dapat membentuk tim kerja yang luar biasa," kata Menaker dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).

"Mereka memiliki visi bersama. Istilah kita itu buruh sejahtera, industrinya kuat dan maju. `Core`-nya ini `culture`," ujar dia.

Baca juga :

Menurut dia, hubungan industrial yang harmonis dan kondusif akan mampu menyelesaikan banyak tantangan ketenagakerjaan yang ada saat ini.

"Ketika hubungan industrial mencapai kondisi yang harmonis dan kondusif, maka banyak tantangan ketenagakerjaan yang akan terselesaikan dengan sendirinya," ujar dia.

Adapun tantangan-tantangan yang dimaksud antara lain mencakup penguatan link and match dan optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan pekerjaan yang layak dan inklusif bagi kelompok rentan.

Lebih lanjut, tantangan lainnya adalah penyusunan regulasi ketenagakerjaan, penegakan hukum terhadap norma ketenagakerjaan dan K3, serta penerapan hubungan industrial yang transformatif.

Yassierli kemudian menekankan bahwa kondisi hubungan industrial yang harmonis juga akan berdampak positif terhadap iklim investasi.

Menurut dia, para investor, baik dari dalam maupun luar negeri, umumnya akan mempertimbangkan stabilitas hubungan industrial sebagai salah satu indikator utama sebelum menanamkan modal.

"Kenapa orang mau berinvestasi di suatu negara? Karena situasinya kondusif. Itu yang harus kita bangun. Kondusif dalam arti adanya norma, nilai dan kesatuan visi," kata dia. (ANT)

TAGS : Menaker Yassierli Hubungan Industial Ketenagakerjaan

Terkini