Kemenag Yakin Peer Educator Bisa Cegah Maraknya Judi Online

Agus Mughni Muttaqin| Kamis, 18 Sep 2025 18:05 WIB
Peer Educator bukan hanya memberi sosialisasi, tetapi juga bertindak sebagai agen perubahan strategis untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online, kenakalan remaja, dan perkawinan anak di kalangan sebaya mereka Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad kegiatan Peer Educator Bimbingan Remaja Wilayah Banten, Rabu (Foto: kemenag)

Indonesiainfo.id - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag), Abu Rokhmad optimistis program bimbingan dengan pendekatan Peer Educator atau edukator sebaya mampu mencegah maraknya judi online, kenakalan remaja, hingga perkawinan anak.

Menurut Abu Rokhmad, program ini menjadi strategi baru untuk membekali remaja agar mampu berperan sebagai agen perubahan di lingkungannya. Ia mengatakan pencegahan yang menyentuh generasi muda diperlukan, sebab dampak negatif judi online dan kenakalan remaja semakin meluas. 

Peer Educator bukan hanya memberi sosialisasi, tetapi juga bertindak sebagai agen perubahan strategis untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online, kenakalan remaja, dan perkawinan anak di kalangan sebaya mereka,” ujar Abu Rokhmad dalam keterangan tertulis, Kamis (18/9).

Dalam kegiatan Peer Educator Bimbingan Remaja Wilayah Banten, pada Rabu (17/9), ia menjelaskan bahwa keterlibatan remaja dalam program ini penting karena mereka lebih mudah berinteraksi dengan teman sebaya dan dapat menyelesaikan persoalan sosial di lingkungan sekitar secara tepat.

Baca juga :

Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto, menambahkan, melalui program ini, para Peer Educator dilatih untuk mengenali tanda-tanda kecanduan judi online, memberi edukasi tentang kenakalan remaja, serta meningkatkan pemahaman terkait bahaya perkawinan anak.

“Mereka juga didorong memotivasi teman-temannya agar aktif dalam kegiatan positif, seperti olahraga, seni, maupun komunitas kreatif,” kata Zudi.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Kemenag berkomitmen memperluas jangkauan program Peer Educator ke sekolah dan komunitas remaja di berbagai daerah.

“Kami berharap program ini dapat mengurangi angka keterlibatan remaja dalam judi online dan perkawinan anak, serta mencegah seks pranikah, sehingga mereka dapat fokus mengembangkan diri dan membangun masa depan yang cerah,” ujar Zudi.

TAGS : Kementerian Agama Peer Educator Pencegahan Judi Online Dirjen Bimas Islam

Terkini