Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Erick Thohir meminta masyarakat tidak perlu panik terkait stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis
Pertalite yang tidak tersedia di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).
Erick memastikan stok BBM
Pertalite sudah mencukupi, ditengah adanya kenaikan harga Pertamax yang membuat sejumlah masyarakat kemudian migrasi ke BBM RON 90 itu.
"Pemerintah sudah bilang sumbernya cukup. Tidak perlu ribut-ribut," kata
Erick Thohir seperti dikutip dalam program Kompas Pagi di Kompas TV.
Erick juga menyebut,
Pertalite masuk dalam kategori BBM hijau. Kehadirannya, kata Erick memang ditujukan pemerintah untuk lebih meminimalisir penggunaan Premium sehingga bisa mengurangi polusi udara.
"Dan pemerintah hadir bagaimana Premium diganti ke
Pertalite. Bagus Premium apa
Pertalite?
Pertalite. Apalagi
Pertalite itu masuk kategori BBM Hijau sehingga yang namanya kerusakan udara polusi bisa dikurangi," ujar Erick.
Senada dengan Erick, Direktur Keuangan Pertamina Persero Emma Sri Martini juga mengatakan bahwa stok
Pertalite nasional aman saat Ramadan hingga Idulfitri nanti.
"Bicara stok, ketahanan, dan kesiapan dari kami (Pertamina) sudah memastikan kalau stok tidak ada masalah. Kita yakinkan konsumen bahwa kita bisa menjaga ketersediaan supply apalagi menjelang Ramadan dan persiapan Idulfitri itu dipastikan aman tidak ada masalah," kata Emma Sri Martina.
Tanya itu, Emma menyatakan Pertamina juga menjamin pihaknya telah mengontrol dengan baik terutama terkait ketersedian stok hingga distribusi ke seluruh SPBU.
Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan pertalite setelah mencoba mencarinya di sejumlah SPBU.
Salah satunya seperti yang dikeluhkan salah satu warga di SPBU di kawasan Tangerang Selatan. Karena kehabisan pertalite, banyak warga yang memutuskan untuk membeli pertamax meskipun harus mengeluarkan uang lebih banyak.