• EKSEKUTIF

Respon Menteri ESDM soal Dugaan Pembatasan Pertalite

| Jum'at, 05 Mei 2023 22:52 WIB
Respon Menteri ESDM soal Dugaan Pembatasan Pertalite Salah satu SPBU di Aceh, lakukan pembatasan pembelian Pertalite. (Foto: Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif merespon kabar terkait adanya sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) diduga sudah melakukan pembatasan Pertalite tanpa sepengetahuan Pertamina. 

Dia menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap SPBU yang telah melakukan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di luar uji coba yang dilakukan Pertamina.

"Saya mau tahu SPBU mana yang sudah menerapkan. OK nanti kita cek dulu ya, cek dulu dong," ujar Arifin di kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (5/5/2023).

Menteri Arifin menyatakan, sejatinya hingga kini penyaluran Pertalite belum ada pembatasan sehingga masih berjalan seperti biasa. Ia juga menuturkan bahwa revisi dari Perpres No. 191 Tahun 2014 akan menjadi regulasi acuan penyaluran BBM bersubsidi bakal lebih ketat mengatur pengguna Pertalite.

Namun, Arifin tidak menjelaskan secara detail kapan revisi aturan itu akan diterbitkan. Hanya menyebutkan bahwa beleid tersebut akan mengatur detail kriteria kendaraan yang dapat mengisi Pertalite. Pemerintah juga tengah mengkaji untuk membuat perbedaan harga Pertalite sesuai dengan jenis kendaraannya.

"Revisi Perpres 191 ini betul-betul ada kriteria. CC-nya sekian, jenis sekian. Sepakat tidak misal mobil murah sama mobil gede? (kalau) sama, tidak adil kan. Masuk itu di perpres," ujarnya.

Lebih lanjut, Arifin menjelaskan, pemerintah juga mengantisipasi kapasitas tangki kendaraan. Pasalnya, banyak kejadian di mana kapasitas tangki tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. "Misal, tangki mobil yang spesifikasinya cuma 100 liter tahu-tahu kok bisa ngisi sampai 300 liter. Itu yang kita (antisipasi) karena ini ambil hak yang lain," kata Arifin.