• EKSEKUTIF

Sandiaga Uno Luncurkan Aplikasi ILoC untuk Konten Kreator

Akhiruddin Syam | Kamis, 20 Jul 2023 20:30 WIB
Sandiaga Uno Luncurkan Aplikasi ILoC untuk Konten Kreator Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara bertajuk `The Weekly Brief With Sandi Uno` di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, (17/7). (Foto: Kemenparekraf)

Jakkarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Parawisata dan Ekonomi (Mreatif/Kabaparekraf), Menparekraf Sandiaga Uno Salahuddin mendukung penuh dengan adanya aplikasi Indonesia the Land of Content (ILoC) untuk para konten kreator sebagai penyedia konten-konten unik dan menarik.

Sandiaga Di dampingi oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini serta CEO dan Co-Founder ILoC Richard Buntario dan Damian hoo Dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, (17/7).

Dalam pertemua itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menyampaikan Indonesia mempunya potensi besar untuk dieksplorasi salah satunya sektor parawisata dan ekonomi kratif.

"Indonesia memiliki materi yang bisa dijadikan konten kreatif yang beraneka ragam. Ini memerlukan inovasi dan adaptasi digital dari para konten kreator," ucap Made.

Dalam kesempatan itu, CEO dan Co-Founder ILoC Richard Buntario menjelaskan ILoC adalah aplikasi yang menyediakan konten foto dan video yang dapat dimanfaatkan oleh para konten kreator.

"ILoC menjadi terobosan yang dapat memahami kebutuhan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di desa, pemberdayaan UMKM serta peningkatan peluang usaha yang dapat menciptakan peluang lapangan pekerjaan," kata Richard.

Richard juga menyampaikan, bahwa aplikasi ini menjadi gudang ilmu dan informasi bagi konten kreator termasuk mengenai destinasi wisata, selain itu, Indonesia sudah mengklaim bahwa sebagai negara di dunia yang kaya konten media sosial.

"Dengan hal ini, kita berharap akan ada banyak konten kreator dari seluruh dunia yang akan datang ke Indonesia dan membuat konten. Bayangkan betapa dahsyatnya promosi (pariwisata indonesia) dari konten-konten tersebut," pungkas Richard.