• EKSEKUTIF

BSSN: Pembangunan Kota Cerdas IKN Butuh Keamanan Siber Kuat

Syafira | Sabtu, 04 Nov 2023 10:19 WIB
BSSN: Pembangunan Kota Cerdas IKN Butuh Keamanan Siber Kuat Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo. (Foto: Kominfo)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan, pembangunan kota cerdas atau smart city, seperti di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, membutuhkan strategi keamanan siber yang kuat dan komprehensif.

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo menjelaskan, strategi tersebut dibutuhkan sebagai jaminan keamanan atas penggunaan berbagai teknologi dalam mendukung aktivitas masyarakat.

"BSSN bertugas untuk membantu Presiden dalam menjalankan keamanan siber, termasuk mengenai pembaruan kebijakan," kata Sulistyo dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9): ‘Infrastruktur Digital Menuju 100 Smart City’, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (03/11/2023).

Seperti dikutip dari laman Kementerian Kominfo, disebutkan bahwa pada Mei 2023, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional dan Manajemen Krisis Siber. Aturan itu menjadi pedoman semua stakeholders dalam menjalankan keamanan siber nasional.

Sulistyo menuturkan, pelaksanaan strategi keamanan siber itu pun turut dilakukan dalam pembangunan konsep smart city di IKN Nusantara.

IKN sebagai smart city akan menggunakan seperangkat teknologi untuk aktivitas pemerintahan maupun masyarakat luas, sehingga keamanan siber akan menjadi prioritas utama.

"Perlindungan infrastruktur informasi sangat penting di IKN. Semua layanan saling terhubung di smart city," ujarnya.

Lebih lanjut Sulistyo mengatakan, BSSN juga bekerja sama dengan Kementerian Kominfo dalam menjaga keamanan siber di IKN, termasuk menyiapkan sumberdaya manusia yang mumpuni untuk menjaga keamanan siber di sana.

"Kebutuhan SDM itu ditargetkan mencapai 39.000 orang untuk dua tahun ke depan," ujarnya.