• EKSEKUTIF

Korban Bertambah Lima Orang, Operasional Smelter Morowali Ditangguhkan

Eko Budhiarto | Selasa, 26 Des 2023 21:41 WIB
Korban Bertambah Lima Orang, Operasional Smelter Morowali Ditangguhkan Ilustrasi Tim Penanganan Kecelakaan Kerja di PT ITSS Morowali. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) bertambah menjadi 18 orang, pada Selasa (26/12/23).

Operasi di pabrik peleburan nikel di Morowali Sulawesi Tengah itu masih ditangguhkan sementara pihak berwenang menyelidiki penyebab insiden tersebut.

"Operasi akan tetap dihentikan selama penyelidikan," ujar Juru bicara Indonesia Morowali Industrial Park.

Sementara itu, Juru bicara kepolisian Sulawesi Tengah Djoko Wienartono mengatakan, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. 

Sebelumnya, disebutkan, saat kebakaran tungku smelter di salah satu unit Tsingshan Holding Group China pada Minggu (24/12) itu, korban tewas akibat ledakan tersebut sebanyak 13 orang. Mereka terdiri dari 4 pekerja warga negara asing asal Cina dan 9 pekerja lokal.

Sebagai informasi, Indonesia, produsen nikel terbesar di dunia, telah melarang ekspor bijih nikel yang belum diolah sambil mempromosikan investasi besar dalam peleburan dan pengolahan, namun beberapa kecelakaan fatal telah menimpa sektor ini dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Joko Widodo, meskipun mengidentifikasi pengolahan nikel sebagai prioritas pembangunan ekonomi, telah menyerukan peningkatan keselamatan dan peningkatan pemantauan standar lingkungan.