• EKSEKUTIF

BPH Migas Berhasil Selamatkan Uang Negara hingga Rp10,34 Miliar

Syafira | Minggu, 31 Des 2023 15:34 WIB
BPH Migas Berhasil Selamatkan Uang Negara hingga Rp10,34 Miliar Gedung pusat BPH Migas. (Foto: Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) melaporkan, sepanjang tahun 2023, berhasil menyelamatkan uang negara hingga Rp10,34 miliar, dari pengawasan tindak pidana kegiatan usaha hilir migas.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati menyampaikan, dalam penyelamatan sejumlah uang negara tersebut, pihaknya bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Selain melakukan pengawasan rutin berkala, BPH Migas juga bersinergi dengan Polri melalui kegiatan pemberian keterangan ahli.

"Selama Januari sampai dengan 29 Desember 2023, terdapat 663 kegiatan pemberian keterangan ahli dengan jumlah total volume barang bukti sebesar 1.751.638 liter pada dugaan tindak pidana kegiatan usaha hilir migas dengan jenis barang bukti BBM Minyak Solar Bersubsidi, BBM Khusus Penugasan, Minyak Tanah Subsidi, Minyak Olahan dan BBM Non Subsidi dengan potensi penyelamatan sebesar kurang lebih 10,34 miliar rupiah," kata Erika dalam keterangan resminya dikutip dari laman Kementerian ESDM, Minggu (31/12).

Selain dengan Kepolisian, penguatan pengawasan kegiatan usaha hilir migas terkait pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tepat volume, BPH Migas juga bekerja sama dengan institusi penegak hukum lainya seperti TNI dan Badan Intelejen Negara (BIN).

"Pada tahun 2023, BPH Migas juga telah melakukan kerja sama dengan BIN dalam rangka penguatan kegiatan pengawasan agar subsidi energi dapat disalurkan dengan tepat sasaran. Di samping itu juga secara intensif telah dilaksanakan sosialisasi tugas fungsi dan capaian kinerja BPH Migas bersama dengan Komisi VII DPR RI," kata Erika.

Terkait hal tersebut, Sekretaris BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak menyampaikan, pihaknya telah menggelar Rapat Koordinasi Kegiatan Terpadu Pendampingan Pengawasan atas Penyalahgunaan Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (6/11).

"Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut audiensi Kepala BPH Migas Erika Retnowati dengan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Mabes TNI Cilangkap tanggal 19 Oktober 2023, yang diharapkan dapat menciptakan sinergitas dan mempermudah koordinasi antara BPH Migas dan TNI dalam bantuan lapangan saat pengungkapan dan penegakkan hukum di kegiatan usaha hilir minyak dan gas bumi melalui pipa," ujarnya.

Dalam rapat tersebut dikatakan Alfon, TNI dan BIN menyambut baik dan siap bekerja sama dengan BPH Migas untuk menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM subsidi.