• EKSEKUTIF

Putaran Uang di Batam Wonderfood and Art Ramadan Capai Rp2,8 Miliar

Syafira | Minggu, 31 Mar 2024 17:31 WIB
Putaran Uang di Batam Wonderfood and Art Ramadan Capai Rp2,8 Miliar Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menutup event Batam Wonderfood and Art Ramadan 2024. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut gelaran Batam Wonderfood and Art Ramadan 2024 memberikan dampak yang besar terhadap UMKM.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat menutup secara resmi event "Batam Wonderfood and Art Ramadan 2024" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Batam di Taman Dang Anom, Batam, Sabtu (30/3/2024) malam.

"Mudah-mudahan Batam Wonderfood and Art Ramadan 2024 ini menjadi keberkahan bagi kita semua, terutama bagi UMKM dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga dilansir dari Siaran Pers, Minggu (31/3/24) di Jakarta.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, selama 22 hari penyelenggaraan, event yang masuk dalam Karisma Event Nusantara Kemenparekraf ini dikunjungi lebih dari 32 ribu pengunjung dengan total perputaran uang ditaksir mencapai Rp2,8 miliar.

Namun Menparekraf Sandiaga meyakini jumlah itu dapat lebih tinggi bahkan mencapai dua kali lipat.

"Karena average spending dari wisatawan di Kota Batam itu tinggi. Saya melihat angkanya bisa antara 3,2 miliar sampai ke 4,5 miliar rupiah," kata Sandiaga.

Untuk itu, Menparekraf mendorong agar ke depan ada lebih banyak event-event yang dihadirkan Pemerintah Kota Batam untuk mendorong kedatangan wisatawan, sehingga memberikan dampak geliat ekonomi dan terbukanya lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat.

"Saya mendorong lebih banyak lagi event yang dihadirkan di Kepulauan Riau," kata Sandiaga.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan pihaknya terus mendorong agar pemerintah kabupaten juga pemerintah kota di Kepri untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan. Terutama kegiatan-kegiatan yang dilakukan di ruang publik.

"Yang memberi nilai tambah UMKM harus kita berdayakan, ini memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memamerkan juga menjual produk-produk yang mereka miliki," ujar Ansar.

Terkait pengembangan UMKM, ia juga berkomitmen memberi dukungan. Salah satunya melalui program bantuan modal usaha.

"Tahun ini plafon pinjaman tanpa bunga kita tingkatkan menjadi maksimal Rp40 juta," ujar Ansar Ahmad.