• EKSEKUTIF

Menko PMK Maknai Lebaran Sebagai Momen Membuka Sekat Sosial

Syafira | Kamis, 11 Apr 2024 11:57 WIB
Menko PMK Maknai Lebaran Sebagai Momen Membuka Sekat Sosial Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memaknai Lebaran sebagai salah satu momen membuka sekat sosial antarmasyarakat untuk saling bermaafan.

Menurutnya, momentum Lebaran juga dapat memutus keengganan untuk berkomunikasi dan saling memaafkan satu sama lain.

“Momentum Lebaran itu semacam simbol sosial untuk menghilangkan sekat itu sehingga jarak, keengganan untuk berkomunikasi satu sama lain untuk mengakui kesalahannya itu jadi hilang, jadi lebur makanya disebut Lebaran karena kemudian berbagai macam sekat itu lebur," ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Menko Muhadjir saat usai bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara bersama Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin, serta para kepala lembaga, menteri Kabinet Indonesia Maju, dan duta besar dalam momen Idulfitri 1445 Hijriah.

Acara gelar griya yang dilakukan Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/04/2024) tersebut menjadi ajang untuk merenungkan nilai-nilai sosial, kebersamaan, dan harapan bagi bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan "kita sulit untuk mencari momentum seperti Lebaran ini untuk datang meminta maaf atau juga dengan terbuka memberi maaf”.

Muhadjir juga mengutarakan perasaan senang atas sambutan luar biasa masyarakat. Antusiasme terlihat dari antrean panjang masyarakat saat menunggu giliran bersalaman dengan Presiden Joko Widodo.

“Tadi saya waktu mau masuk antrenya masih panjang sekali, luar biasa sambutan dari rakyat,” kata Menko PMK.