• EKSEKUTIF

Menlu RI: OKI Berutang Kemerdekaan kepada Rakyat Palestina

Syafira | Minggu, 05 Mei 2024 14:29 WIB
Menlu RI: OKI Berutang Kemerdekaan kepada Rakyat Palestina Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi (Foto: Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, mengatakan bahwa seluruh negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OkI) berutang kemerdekaan kepada rakyat Palestina.

Karena itu, Retno mengingatkan negara-negara OKI tentang Inisiatif Perdamaian Arab dan keputusan OKI bahwa perdamaian dengan Israel hanya akan mungkin terjadi jika Israel mengakhiri pendudukannya atas Palestina.

"Keputusan tersebut memberikan pesan yang kuat kepada Israel bahwa tan kemerdekaaan bagi Palestina, tidan akan ada hubungan diplomatik. Pesan dan keputusan itu harus dipertahankan," kata Retno saat berbicara dalam KKT OKI di Bajul, Gambia kemarin, sebagaimana diberitakan Antara pada Minggu (5/5/25) di Jakarta.

Menaggapi genosida yang dilakukan Israel di Jalur Gaza dengan membunuh lebih dari 34 ribu warga Palestina dalam tujuh bulan terakhir, Retno menyerukan OKI bersatu membela keadilan dan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Negara-negara OKI, kata Retno, harus memperjuangkan penyaluran bantuan kemanusian bagi warga Gaza yang selama ini aksesnya selalu terhambat.

"Kita harus mempertahankan bantuan kemanusian bagi masyarakat di Gaza dengan cara apa pun yang diperlukan untuk melanjutkan dukungan kita terhadap UNRWA. Oleh karena itu, Jaringann Pengaman Keuangan Islam yang disepakati di OKI harus segera diaktifkan," kata Menlu.

Retno menegaskan OKI harus mendorong gencatan senjata segera dan permanen di Gaza, antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina Hamas.

Sementara Arab Saudi, yang sempat membuka kesempatan menjalin hubungan diplomatik dengan ISrael, mengancam akan menghapus peluang tersebut jika Israel menyerang Kota Rafah.